Terkait Dugaan WNA di Tambang Emas Limapuluh Kota, Kapolres dan ESDM Sumbar Jelaskan Hal Ini

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar Heri Martinus
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar Heri Martinus (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar Heri Martinus mengatakan, dugaan keberadaan Warga Negara Asing (WNA) yang diduga dari Tiongkok di bekas tambang emas Manggani di Jorong Pua Data, Limapuluhkota tanpa sepengetahuan pihaknya.

"Walinagari seharusnya melaporkan langsung kepada pihak kepolisian setelah mengetahui keberadaan WNA tersebut. Lagi pula tidak ada izin tambang di lokasi tersebut," ujarnya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Selasa 27 November 2018 di Padang.

baca juga: Kemendikbud: Orang Tua Berhak Tolak Anaknya Belajar Tatap Muka, Tapi....

Sementara Sementara Kepala Polisi Resor Limapuluh Kota , AKBP Haris Hadis saat ditemui disela - sela kegiatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH), di Aula Kantor Gubernur Sumbar mengatakan sedang mencek kebenaran masalah tersebut.

"Sedang dicek Kasat Intel, saya sedang menunggu informasi itu. Saat ini kami kumpulkan data setelah itu baru tahu tindakan apa yang dilakukan terhadap WNA tersebut," ujarnya singkat.

baca juga: Pemerintah Ungkap Puluhan Ribu Pasangan Muda Menikah Dampak dari Pandemi

Untuk diketahui, diberitakan di berapa media beberapa hari belakangan ini, warga Kabupaten Limapuluh Kota dikagetkan dengan kehadiran puluhan WNA Cina di kawasan tambang emas Manggani di Jorong Pua Data, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota . Keberadaan puluhan WNA Cina ini baru diketahui setelah mereka keluar dari lokasi tambang terbesar di masa pemerintah kolonial Belanda itu.

Kehebohan ini bermula ketika salah seorang aktivis perempuan Luak 50, Wirda Ningsih memposting status di facebooknya pada 22 November 2018 pukul 11.40 WIB. Dalam status tersebut ia memperingati masyarakat Gunung Omeh bahwa ada puluhan WNA Cina melakukan aktivitas puluhan WNA China di Jorong Pua Data di lokasi bekas tambang emas . (Joni Abdul Kasir)

baca juga: Genap Berusia 40 Tahun, Selamat Ulang Tahun Semen Padang FC

Penulis: Eko Fajri