Wali Nagari: Tidak Hanya di Gunuang Omeh, di Pangkalan Juga Terdapat WNA yang Bekerja di Tambang

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

LIMAPLUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Selain di lokasi tambang emas Manggani Jorong Pua Data, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, sebanyak 16 Warga Negara Asing ( WNA ) yang diduga asal Tingkok (Cina) diketahui juga berada di Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota .

Warga asal Tiongkok itu diketahui tercatat sebagai pekerja PT Berkat Bhineka Perkasa Pekanbaru yang terletak di daerah tersebut. Perusahaan ini bergerak dalam usaha tambang timah hitam yang terdapat di lokasi tersebut.

baca juga: Dana PEN Rp699 Triliun, Dialokasikan ke 5 Bidang Ini

Wali Nagari Tanjung Balik, Sofian yang dihubungi KLIKPOSITIF , Selasa 27 November 2018 menyebut WNA tersebut sudah cukup lama berada di daerahnya.

"Mereka bekerja di PT Berkat (Bhineka Perkasa Pekanbaru), kerjanya itu jauh ke dalam hutan," katanya.

baca juga: Matic Bermesin 160cc Pertama di Indonesia Resmi Hadir di Sumbar

Berbeda dengan keberadaan WNA di lokasi tambang emas Manggani, keberadaan warga Tiongkok di Nagari Tanjuang Balik ini diketahui oleh perangkat Nagari setempat.

"Yang dilaporkan ada 16 orang saat ini. Mereka memang cukup jarang berkoordinasi dengan kami," lanjut Sofian.

baca juga: Gubernur Bank Indonesia: Hingga Saat Ini Pembayaran dengan Bitcoin Masih Terlarang

Untuk pekerjanya tersebut, Sofian menyebut ada yang sudah bisa berbahasa Indonesia tapi ada juga yang belum. Karena memang para pekerja kadang mengalami pergantian.

"Tapi mereka selalu melapor setiap kali ada pekerja baru yang masuk ataupun keluar," katanya.

baca juga: Kemenpora Akan Mulai Vaksin Tahap Pertama bagi Atlet dan Pelatih

Untuk melaporkan pekerja yang masuk atau keluar, perusahaan tempat warga asing ini bekerja menunjuk satu orang. "Jadi mereka melapor melalui humas ke Kantor Wali Nagari," pungkasnya.

Keberadaan warga asing, khususnya warga Tiongkok di Kabupaten Limapuluh memang cukup mendapat sorotan belakangan ini, setelah adanya informasi warga yang menyebut ada beberapa pekerja asal Tiongkok yang melakukan penambangan di kawasan tambang emas Manggani, Koto Tinggi.

Sampai sejauh ini, keberadaan WNA itu masih ditelusuri oleh pihak terkait, Selasa (27/11) pagi tim dari Imigrasi Kelas II Agam sudah bergerak menuju tambang emas Manggani Jorong Pua Data, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh untuk memastikan informasi tersebut. [Taufik Hidayat Kampai]

Penulis: Eko Fajri