Tahun Depan, Jumlah PKH Naik Dua Kali Lipat dan Cair Lebih Cepat

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah memutuskan mempercepat pencairan dana Program Keluarga Harapan ( PKH ) pada 2019, dari biasanya pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November, tahun depan menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober.

Selain itu, Presiden Joko Widodo mengatakan, jumlahnya juga naik kali lipat dari nominal yang biasa diterima Rp1.890.000,00.

baca juga: Tekan Dampak Ekonomi, Pemko Solok Salurkan BST dan Beras PPKM

"Ini wajib kita syukuri bersama-sama. Alhamdulillah. Ya kalau dapat lebih gede ya kita syukuri," katanya. Kendati begitu, Jokowi belum menyebutkan jumlah dana yang akan dicairkan.

Adapun jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tahun depan adalah 10 juta. Tahun ini, seluruh Indonesia itu yang menerima PKH sebanyak 6 juta kelurga.

baca juga: Kemensos Salurkan Bantuan PKH Tahap II Rp6,53 Triliun

"Tahun depan ini 10 juta keluarga, dengan tambahan per keluarga ditambah dua kali lipat jumlah rupiah yang diterimanya," tambanya.

Sebelumnya Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam laporannya mengatakan, penyaluran bantuan PKH secara nasional sampai dengan tanggal 30 November tahun 2018 telah mencampai 96%.

baca juga: 18.204 Warga Padang Penerima PKH Sudah Bisa Ambil Bantuan di Sini

Sesuai dengan instruksi Presiden, lanjut dia bantuan sosial PKH pada tahun 2019 dinaikkan secara signifikan dari Rp19,3 trilun menjadi Rp32,65 triliun.

Ia menjelaskan, kenaikan tersebut seiiring dengan naiknya index bantuan sosial yang disesuaikan dengan beban kebutuhan keluarga pada aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

baca juga: Gubernur Sumbar Jelaskan Tiga Jenis Bansos yang Akan Diserahkan pada Masyarakat Sepanjang 2021, Apa Saja?

Ia juga melaporkan, tahun depan jadwal penyaluran bantuan PKH yang semula setiap tahun Februari, Mei, Agustus dan November, akan dipercepat menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober.

Dengan demikian, lanjut Mensos,  ada 2 kebijakan penting dari Presiden terkait penyelenggaraan program PKH ini. Pertama adalah jumlah KPMPKH yang sejak tahun 2018 menjadi 10 juta KPM.

Kedua, peningkatan jumlah indeks bantuan sosial yang disesuaikan dengan komponen variasi yang dimiliki setiap KPM untuk mempercepat peningkatan kesejateraan KPM PKH .

"Sehingga insyaallah angka kemiskinan tahun 2019 diharapkan dapat turun diangka 8,5 sampai 9,5 persen," ungkap Agus.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa