Menlu Sebut Kapal Anand 12 Ditemukan di Perairan Malaysia

Kapal tongkang Anand 12 ditemukan di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia
Kapal tongkang Anand 12 ditemukan di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia (okezone)

KLIKPOSITIF - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan kapal tongkang Anand 12 yang dibajak oleh kelompok militan Abu Sayyaf ditemukan di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia, pada Senin (4/4).

"Kapal saat ini berada di tangan Agensi Penguat Kekuasaan Maritim Malaysia atau APKMM untuk dilakukan uji forensik," kata Menlu Retno di Jakarta, Selasa 5 April 2016.

baca juga: Marc Klok akan Jadi WNI, Akankah Masuk Skuad Timnas Indonesia?

Kapal tongkang Anand 12 merupakan satu dari dua kapal yang dibajak kelompok Abu Sayyaf. Kapal lainnya, yakni Tunda Brahma 12 telah dilepaskan di perairan Filipina akhir Maret lalu, dan kini berada di tangan otoritas negara tersebut.

Menurutnya, Anand 12 ditemukan dalam kondisi utuh dan sudah ditarik ke Pelabuhan Lahad Datu untuk pemeriksaan forensik yang membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga sepuluh hari.

baca juga: Satu WNI Sandera Abu Sayyaf Meninggal Dunia Ditengah Baku Tembak di Filipina, Kondisi Empat Lainnya Belum Diketahui

Terkait lokasi perompakan dan penyanderaan yang berada di wilayah Malaysia, Retno mengatakan dirinya telah membuka komunikasi dengan Menlu Malaysia pada 31 Maret 2016 dan meminta kerja sama jika sewaktu-waktu diperlukan.

"Komunikasi dengan Menlu Malaysia terbukti sangat berguna dalam menindaklanjuti ditemukannya kapal tongkang Anand 12," ungkapnya.

baca juga: Terungkap, Awal Mula Syekh Ali Jaber Putuskan Jadi WNI

Kemlu menerima informasi pada Senin (28/3) bahwa terjadi pembajakan terhadap kapal Tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 yang berbendera Indonesia saat dalam perjalanan dari Sungai Puting Kalimantan Selatan menuju Batangas, Filipina Selatan.

[Ant]

baca juga: WNI Dilarang Masuk 59 Negara, DPR: Ini PR Pemerintah

Penulis: Fitria Marlina