Seluruh Kecamatan di Padang Rawan Banjir, Ini Penyebabnya

Banjir yang menggerus perlintasan kereta api di kawasan Alai, Kecamatan Padang Timur beberapa waktu lalu
Banjir yang menggerus perlintasan kereta api di kawasan Alai, Kecamatan Padang Timur beberapa waktu lalu (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menilai, seluruh kecamatan yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Barat tersebut rawan banjir .

Kepala Pelaksana BPBD Padang , Edy Hasymi mengatakan 11 kecamatan yang ada di kota itu rentan terdampak bencana.

baca juga: TPU Bungus Masih Mampu Menampung 500 Jenazah Covid-19

Menurut dia, ada beberapa hal yang menyebabkan kondisi Padang rawan bencana, beberapa diantaranya adalah faktor geografis dan infrastruktur.

"Dari seluruh kecamatan yang ada di Padang , hampir keseluruhan berpotensi terjadi bencana. Ini disebabkan faktor geografis, hingga alam, serta infrastruktur yang ada," katanya.

baca juga: Sampel Banyak Menumpuk, Hasil Swab Pasien di Agam Lama Menunggu

Ia menjelaskan, semua faktor tersebut memiliki pengaruh yang saling berkaitan, dengan kondisi seperti itu, kesadaran masyarakat sangat berperan penting untuk mencegah terjadinya bencana.

"Kesadaran warga juga harus penting, ini yang berperan besar. Untuk persoalan infrastruktur, sudah ada berkoordinasi dengan dinas terkait yakni PU, untuk bisa memperbaiki infrastruktur yang ada, seperti riol atau drainase," jelas dia.

baca juga: Pemko Padang Pasang WiFi di Masjid Bantu Pelajar Belajar Daring

Demi perbaikan infrastruktur itu sendiri, dia mengimbau agar masyarakat terlibat dalam Musrenbang. Sehingga kebutuhan lingkungan untuk penanggulangan bencana dapat tersampaikan.

"Diharapkan juga seluruh instansi terkait bisa turun ke lapangan, untuk bisa mengetahui keadaan di lapangan, apa yang menjadi kebutuhan warga kota, terutama PU itu sendiri. Sehingga cepat mencarikan solusi untuk pencegahan di hilir, saat terjadi bencana," papar Edy.

baca juga: Besok, Kota Padang Punya Wali Kota Baru

Selain itu, katanya yang terpenting adalah, kesadaran masyarakat yang berperan besar untuk mencegah terjadi bencana ataupun korban saat terjadi bencana. Untuk banjir yakni dengan menjaga kebersihan.

"Untuk longsor, diminta masyarakat agar pindah pemukiman dari lokasi yang dianggap rawan," ujar dia.

"Intinya, masyarakat dan pemerintah harus bersatu dalam menghadapi bencana ataupun pencegahan di hilir, dengan begini bisa menimalisir ataupun mengurangi jatuhnya korban jiwa saat terjadi bencana."

Sementara ini, tambahnya, ada tiga kecamatan yang paling rawan terdampak banjir . Tiga kecamatan tersebut adalah Padang Selatan, Bungus Teluk Kabung dan Nanggalo.

"Selain faktor alam, juga diperparah dengan cuaca yang jelang akhir tahun diprediksi hujan. Cuaca juga harus menjadi acuan bagi seluruh warga, untuk bisa siap siaga dalam menghadapi bencana banjir ," pungkasnya.

[Cecep Jambak]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa