Tahun Depan, Target PAD Disparpora Payakumbuh Naik 100 Persen Lebih

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) untuk Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga daerah itu jadi Rp1,3 miliar di tahun 2019.

Jika dipersentasekan, jumlah tersebut meningkat 100 persen lebih dari tahun 2018 yang hanya Rp600 juta.

baca juga: Payakumbuh Dinilai Sukses Integrasikan SPBE, Riza Didapuk Sebagai Narasumber Oleh BPK RI Sumbar

Kepala Disparpora Kota Payakumbuh , Elfriza Zaharman mengatakan, peningkatan target pendapatan itu disebabkan karena pencapaian di tahun ini.

"Sampai saat ini kita (Disparpora) sudah menembus angka Rp1 M. Karena itu, untuk tahun depan target PAD kita naik menjadi Rp 1,3 M," katanya, Jumat 7 Desember 2018.

baca juga: Ini Sejumlah Persoalan di PDAM Payakumbuh yang Mesti Dibenahi

Menurut dia, untuk mencapai target PAD di tahun 2019 mendatang, pihaknya akan terus berupaya untuk mengembangkan destinasi pariwisata.

Kawasan yang menjadi target pengembangan adalah kawasan wisata Ampangan yang terletak di Kenagarian Aur Kuning, Kelurahan Ampangan, Payakumbuh Selatan.

baca juga: Fraksi Demokrat DPRD Payakumbuh Tolak Wacana Pembangunan Masjid Agung di Pakan Sinayan

Selain itu, juga ada kawasan wisata Ngalau Indah yang memiliki goa batu granit dengan keindahan khas.

"Di Ngalau Indah kita memiliki barisan batu granit yang luar biasa. Di dalam goa kita berikan pencahayaan supaya tampil berbeda. Kita juga punya kolam renang di Ngalau Indah," jelas dia.

baca juga: Warga Acuh dengan Protokol Kesehatan COVID-19, Wako Payakumbuh Ingatkan Hal Ini

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Cece itu menjelaskan, pada 2018 ini pihaknya juga fokus mengembangkan geopark Jembatan Ratapan Ibu di Payakumbuh Barat.

"Kita sudah lakukan perbaikan, kawasannya kami percantik. Apalagi di situ ada peristiwa sejarah yang cukup besar dan jembatan itusudah berusia lebih 100 tahun," ungkap Cece.

Tidak hanya fokus melakukan pembenahan terhadap kawasan wisata yang ada, Disparpora juga tengah mengembangkan wisata kuliner.

Hal itu, menurut dia perlu dilakukan mengingat destinasi wisata di Kota Batiah memang tidak sebanyak dengan jumlah destinasi wisata yang dimiliki daerah tetangga, seperti Kabupaten Limapuluh Kota.

"Untuk destinasi memang tidak terlalu banyak tapi kita berharap dari destinasi yang ada akan berbasis industri pariwisata dan dengan kuliner ini bisa menarik wisatawan datang ke Kota Payakumbuh ," pungkasnya.

[Taufik Hidayat Kampai]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa