Ini Upaya Pemkab Pessel Perbaikan DAS Rawan Bencana

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesisir Selatan, Nelly Armida
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesisir Selatan, Nelly Armida (KLIKPOSITIF/ Kiki Julnasri)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat melakukan rebiosasi atau penanaman bibit pohon bambu untuk mengembalikan hutan sungai yang sudah mulai gundul di sekitaran hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) di daerah tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesisir Selatan, Nelly Armida mengatakan, untuk tahun 2018 ada sebanyak 4 DAS yang sudah dilakukan rebiosasi diantaranya, Sungai Batang Salido di IV Jurai, Sungai Ampingparak di Sutera, Sungai Koto Kandis dan Sungai Lakitan di Lengayang serta Sungai Pelangai di Ranah Pesisir.

baca juga: Tahun Ini, Hewan Kurban di Pessel Berkurang

"Total anggaran tahun 2018 mencapai Rp280 juta, dan semua telah kita realisasi untuk rebiosasi DAS yang dianggap rawan," terangnya pada KLIKPOSITIF , Selasa 11 Desember 2018.

Dia menjelaskan, untuk reboisasi Pesisir yang selalu dikaitkan sebagai daerah yang rawan bencana . Di saat musim hujan selalu kebajiran, dan selain itu rawan terhadap longsor yang berada di sekitaran DAS.

baca juga: Presiden Sebut Angka Kematian Corona Indonesia Lebihi Angka Global

Menurutnya, langkah tersebut saat ini memang bukan hal yang instan. Sebab, masih banyak DAS yang butuh dilakukan rebiosasi terutama di kawasan hulu sungai.

"Tahun depan kalau masih dapat, kami akan utamakan untuk pengamanan DAS dan Pantai ini. Kerena penanaman bibit bambu dan pinus sangat mendorong terjadi bencana di daerah,"tutupnya. (Kiki Julnasri)

baca juga: Pemkab Pessel Kucurkan Rp6,7 Miliar untuk Bangun Gedung Penyakit Paru di RSUD Painan

Penulis: Eko Fajri