7 Ormas di Sawahlunto Belum Memperpanjang SKT

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

SAWAHLUNTO KLIKPOSITIF -- Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol PBD) Kota Sawahlunto , meminta Oganisasi Masyarakat ( Ormas ) yang belum terdaftar maupun yang habis masa berlakunya segera melapor.

Kepala Kesbangpol PBD Kota Sawahlunto , Adri Yusman mengatakan, pendaftaran Ormas telah diatur dalam Peraturan Kementrian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 57 tahun 2017. Dengan melapor ke Kesbangpol, lanjut Adri, aspek legalitas sebuah organisasi akan terpenuhi dan akan memudahkan melakukan berbagai kegiatan.

baca juga: Segmen Sianok Cukup Aktif, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Kuat di Sumbar

"Dengan begitu, organisasi bisa melakukan kegiatan tanpa bisa dihentikan oleh pihak manapun karena sudah memiliki izin," kata Adri Yusman saat ditemui di ruangannya, Rabu 11 Desember 2018.

"Sampai saat ini yang terdaftar ada 40 Ormas , OKP dan LSM di Sawahlunto , 7 diantaranya belum memperpanjang masa berlaku Surat Keterangan Terdaftar (SKT)," sambungnya.

baca juga: Dorong Sektor Pariwisata Kolom Sawahlunto Gelar Sayembara Cerita Rakyat

Kegunaan SKT juga untuk mengetahui sebuah organisasi itu bergerak di bidang-bidang apa saja, seperti lembaga nirlaba, sosial atau dibuat secara sukarela.

Selain melapor untuk memenuhi SKT, Ormas juga diminta melaporkan kegiatan secara berkala. "Sesuai Undang-Undang Nomor 17/2013 tentang Ormas sudah mengaturnya dalam waktu minimal enam bulan sekali," jelasnya.

baca juga: Sektor-sektor yang Akan Diaktifkan di New Normal Sawahlunto

Laporan yang disampaikan secara berkala itu dimaksudkan agar pihaknya mengetahui ormas tersebut masih aktif atau tidak. "Begitu juga dengan dalam menerima dana, baik hibah maupun bansos harus dipastikan memiliki SKT," tutupnya.

[Muhammad Haikal]

baca juga: Sawahlunto Bersiap Terapkan New Normal

Penulis: Iwan R