Sampai Desember, Realisasi APBD Limapuluh Kota Baru 77 Persen

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mencatat sampai pertengahan Desember 2018, realisasi APBD daerah itu baru mencapai 77 persen.

Dari total Rp1.333.434.021.185 belanja daerah yang dianggarkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Limapuluh Kota sudah merealisasikan anggaran sebesar Rp1,029 triliun.

baca juga: Tinjau Alat Peringatan Dini Gempa, Ini Pesan Bupati Irfendi Arbi

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Limapuluh Kota , Irwandi yang ditemui KLIKPOSITIF di ruangannya, Jumat 14 Desember 2018 menyebut, sampai saat masih terdapat sisa anggaran sebanyak Rp303 miliar lebih yang harus direalisasikan oleh OPD di daerah tersebut sampai dengan akhir tahun ini.

"Untuk tahun lalu, realiasasi anggaran APBD kita di Limapuluh Kota mencapai 98 persen. Untuk tahun ini, kita cukup optimis akan bisa kembali mencapai angka tersebut," katanya.

baca juga: "Camping Menggulai Kambing" Cara Pemuda Kayu Kolek Pulihkan Kembali Pariwisata

Irwandi cukup optimis realisasi APBD 2018 akan bisa tetap dimaksimalkan. Apalagi sampai saat ini masih terdapat dua belanja cukup besar yang masih tertahan.

"Yang pertama itu untuk tunjangan kinerja (Tukin) Aparat Sipil Negara (ASN) di Pemkab Limapuluh Kota yang belum dibayarkan selama dua bulan terakhir, sampai saat ini laporan kinerja itu masih dalam proses. Selanjutnya ada pembayaraan sertifikasi guru untuk triwulan ketiga. Dua pos tersebut memang menyedot anggaran yang cukup besar," jelas Irwandi.

baca juga: Presiden Minta Gubernur Tingkatkan Belanja Daerah

Menurut dia, apabila melihat grafik realisasi APBD 2018 di Kabupaten Limapuluh Kota , progresnya cukup baik. Penggunaan anggaran tidak lagi menumpuk hanya diakhir tahun.

"Dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, OPD saat ini tidak lagi menumpuk program di akhir tahun untuk bisa merealisasikan anggaran yang tersedia. Realisasi APBD 2018 sudah dilakukan dari awal tahun," paparnya.

baca juga: Booming Sepeda Sanki di Payakumbuh, Minions Rider Restorasi Sepeda Jadul Jadi Trendi

Diakuinya, salah satu yang menjadi kendala OPD di Limapuluh Kota saat ini adalah kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di masing-masing OPD untuk bisa menjalankan sistem elktronik.

"Saat ini semua sudah serba elektronik. Harus diakui, kemampuan IT di beberapa OPD belum mumpuni. Untuk saat ini IT itu bukan lagi sebagai sarana penunjang tapi sudah menjadi kebutuhan utama," terangnya.

Untuk APBD 2019 nanti, Irwandi menyebut, untuk belanja daerah itu dianggarkan sebesar Rp1,4 triliun. "Saat ini anggaran tersebut sedang dievaluasi gubernur. Bisa saja jumlah tersebut meningkat atau justru berkurang," pungkasnya.

[Taufik Hidayat Kampai]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa