Tiga Kecamatan di Agam Belum Tersentuh Sinyal Komunikasi

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Tiga kecamatan di Kabupaten Agam belum tersentuh sinyal komunikasi . Hal itu dinilai, menghambat aktifitas masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.

Tiga kecamatan tersebut adalah Palembayan, Palupuah, dan Ampek Nagari. Staf Ahli Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Febby Dt Bangso mengatakan hal ini harus segera jadi perhatian.

baca juga: Hari Ini, 4 Warga Agam Meninggal karena COVID-19

Menurutnya, perangkat desa harus segera melaporkan hal itu pada pemerintah setingkat di atasnya dan nanti akan diteruskan ke pemerintah pusat.

"Ini tugas pendamping desa atau kepala desa untuk menyurati Pemda Kabupaten, Propinsi maupun Kemendes langsung untuk memberitahukan masalah tersebut," katanya.

baca juga: Ini Jumlah Warga Agam yang Sudah Mendapat Vaksin COVID-19

Feby menyebut, langkah ini harus diambil agar pihak terkait bisa tahu sehingga ada tindaklanjut dalam memecahkan sulitnya jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.

"Iya, harus disurati biar ada endorsment dari Kementerian, kalau sudah Menteri yang minta adanya BTS (Base Transceiver Station) tentu bisa dipercepat," sebut dia.

baca juga: Pemkab Agam Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

Wilayah seperti di atas, selama ini memang sangat sulit dijangkau jaringan selluler maupun internet, contohnya di Palupuah, terutama di Kenagarian Pagadih, sinyal telekomunikasi hanya berada di titik tertentu sehingga jika terjadi bencana seperti tanah longsor, sulit untuk mengetahuinya secara cepat.

Umumnya, wilayah blankspot itu berada di kawasan terpencil atau kampung kecil yang dekat hutan dan jauh dari keramaian.

baca juga: Nagari di Agam Ini Salurkan Daging Kurban Gunakan Ketiding

[Hatta Rizal]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa