Kenapa Messi Tak Berdaya di Final Copa Amerika?

Lionel Messi
Lionel Messi (skysports.com)

KLIKPOSITIF -- Lionel Messi seperti tak lagi memiliki daya magis--seperti yang ditunjukkan bersama Barcelona--saat menghadapi Chile di final Copa Amerika 2016.

Gagal eksekusi penalti dan tak mampu mencetak gol sepanjang laga menjadi bukti mengecewakannya La Messias. Argentina bertekuk lutut lewat babak penalti dan Chile menjuarai turnamen ini untuk kedua kalinya.

baca juga: PEmasuk Kamera iPhone Tutup Pabrik Akibat Corona

Messi sadar dengan performanya. Usai pertandingan ia tak mampu menahan tangis. Hal mengejutkan terjadi: ia menyatakan diri mundur dari Timnas.

Messi wajar kecewa. Ini tiga kalinya bocah ajaib sampai di final (satu Piala Dunia, dua Copa Amerika). Dan ketiganya tak satu pun yang mampu dijuarai!

baca juga: Hadapi Brazil di Final, Peru Harapkan Keajaiban Maracana

Tapi--meredupnya Messi di final--bukan serta merta terjadi. Pelatih Chile Juan Antonio Pizzi ternyata telah mempersiapkan rencana 'membelenggu' Messi.

"Kami akan menggunakan senjata apapun untuk menghentikan lawan. Dan tentu saja salah satu soal Messi," ujarnya.

baca juga: Hantam Chile, Peru Temani Brazil di Final Copa America 2019

Ia mengatakan Messi adalah sosok yang memiliki permainan ofensif, baik di Timnas maupun Barcelona. "Dia memiliki kemampuan mengacaukan lawan. Jadi kita harus memiliki cara untuk mematikan pergerakannya."

Pizzi mengatakan Chile berusaha mengimbangi permainan Argentina di awal laga dengan permainan tempo tinggi. Permainan yang sama ditunjukkannya saat melawan Meksiko dan Kolombia.

baca juga: Taklukkan Argentina, Brazil Melaju ke Final Copa America 2019

Terbukti, sepanjang laga plus tambahan waktu, Chile mampu meredam agresifitas Argentina yang dhuni tak hanya Messi, tapi juga Aguero dan Higuain yang sama bahayanya.

Chile dinaungi keberuntungan dengan memenangkan penalti 4-2. Messi salah satu aktor antagonis dengan gagal mencetak gol untuk negaranya.

Penulis: Pundi F Akbar