Banyak Masalah, BK DPR RI: UU Guru dan Dosen Perlu Dirubah

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (BK- DPR RI ) menilai Undang-Undang nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen perlu dirubah.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang BK DPR RI , Inosentius Syamsul. Ia mengatakan, aturan tersebut sudah berumur 10 tahun lebih dan menimbulkan banyak masalah.

baca juga: BEM Sumbar Tolak RUU HIP

Permasalahan yang ditimbulkan dari aturan tersebut, kata dia, salah satunya adalah persyaratan yang cukup berat bagi masyarakat yang ingin jadi dosen atau guru .

"Mereka harus mengajar 24 jam dan dipersyaratkan untuk memenuhi sertifikasi yang dikaitkan dengan tunjangan, tujuannya bisa mendorong peningkatan kualitas mutu guru ," katanya.

baca juga: DPR Godok RUU, Praktik Psikologi Akan Diatur dalam Undang-undang

Dengan aturan itu, menurutnya banyak yang harus dikorbankan oleh guru . Salah satunya adalah efisiensi perhatian seorang pengajar dengan peserta didik.

Sebab, ia menyebutkan, dengan UU tersebut tenaga pengajar lebih disibukkan dengan persoalan administrasi. "Ini yang kemudian harus kita benahi," ujarnya.

baca juga: Pandemi COVID-19, Menteri Nadiem Pastikan Tunjangan Guru Tidak Dipotong

Ia menambahkan, persoalan sertifikasi merupakan pengembangan lanjutan. Menurutnya yang lebih penting adalah input guru jadi ke depan perlu dibenahi lagi syarat untuk menjadi guru .

Jadi dengan demikian ia meminta jangan sampai ada orang yang mengajar atau menjadi guru tanpa dibekali dengan pengetahuan di bidang ilmu pendidikan.

baca juga: Wakil Ketua DPR : Tidak Ada Ketentuan Batas Waktu Penetapan UU

"Kalau memang pemerintah ingin memberikan tunjangan, ya berikan saja, jangan hanya karena sertifikasi tenaga pengajar tidak dapat tunjangan," tambahnya.

"Saya melihat sertifikasi ini semacam kegiatan yang kemudian menyibukkan dosen dan guru dengan urusan teknis administrasi sampai lupa dengan tugas utamanya mendidik dan mengajar," pungkasnya.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa