Payakumbuh Botuang Festival Ramaikan Hari Jadi Kota ke-48

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh (Disparpora), Elfriza Zaharman
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh (Disparpora), Elfriza Zaharman (Istimewa)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -- Tahun ini, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh (Disparpora) kembali menggelar event bertemakan bambu, yakni Payakumbuh Botuang Festival (PBF).

Ini adalah tahun kedua event tersebut kembali digelar oleh Disparpora Kota Payakumbuh di Panorama Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan selama 2 hari berturut-turut, yaitu 19 dan 20 Desember 2018.

baca juga: MUI Tidak Temukan Pengikut Ajaran Bab Kesucian di Payakumbuh

Event dalam rangka HUT Kota Payakumbuh yang ke 48 tersebut menampilkan berbagai kesenian. Tak hanya dari Payakumbuh saja, kesenian dari berbagai daerah di Sumatera juga ditampilkan, diantaranya musik tradisional dari Bengkulu serta Riau.

Di hari pertama 19 Desember, Payakumbuh Botuang Festival diisi dengan makan bajamba, penampilan seni dari  Bengkulu, Riau, musik tradisi dari UNP serta ISI Padang Panjang. Kemudian dihari kedua pada 20 Desember diisi dengan penampilan musik tradisional dari Payakumbuh , penampilan saluang serta randai.

baca juga: Danrem 032/Wirabraja Selaraskan Program dengan Visi Misi Gubernur Sumbar

Payakumbuh Botuang Festival digelar sejak 2017 lalu, dengan menampilkan berbagai berbagai seni dan olahan kerajinan dari bambu atau botuang. Event yang dipusatkan di selatan Payakumbuh itu menjadikan Ampangan sebagai salah satu kampung bambu di Sumbar. Di sana, diakan penanaman bambu, pemberdayaan masyarakat untuk pengolahan bambu jadi souvenir dalam meningkatkan kesejahteraan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Elfriza Zaharman mengatakan, akan menjadikan Payakumbuh Botuang Festival sebagai event tahunan bagi Kota Payakumbuh . Hal itu sesuai dengan tujuan Payakumbuh sebagai kota event di Sumbar ini. " Payakumbuh Botuang Festival akan menjadi event tahunan ke depannya. Ini adalah pergelaran yang kedua kalinya. Alhamdulillah sangat sukses," terang Elfriza Zaharman.

baca juga: Dinsos Payakumbuh Ungkap Alasan Belum Terbitnya SK Kepengurusan Karang Taruna

 [Taufik Hidayat Kampai]

Penulis: Iwan R