Warganet Desak Pemko Bukittinggi Tutup Jam Gadang saat Malam Tahun Baru

Jam Gadang
Jam Gadang (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF  -- Warganet mendesak Pemerintah Kota Bukittinggi agar mengambil keputusan untuk menutup kawasan Pedestrian Jam Gadang saat pergantian tahun 2018 mendatang.

Pantauan di akun instagram KLIKPOSITIF biro Bukittinggi @Boekittinggi, Rabu 26 Desember 2018, puluhan warganet menyuarakan kekhawatirannya, jika Jam Gadang yang saat ini dalam tahap akhir proyek revitalisasi, tetap dipaksakan dibuka untuk umum.

baca juga: Polres Bukittinggi Selidiki Penyebab Kebakaran di Pasar Baso Agam

"TIDAK...!!!Lebih baik dimaksimalkam saja dulu proses pedestriannya..jan disasak2an capek sudah tp beko hasilnya ndak memuaskan...sebab banyak biaya yang dihabiskan...jan sampai sio-sio..."cuit akun @liangallery13.

Sementara, akun @lidamarlis mengungkap kekhawatirannya terhadap kondisi Pedestrian Jam Gadang yang bisa rusak jika dipadati massa.

baca juga: Kawal Keterbukaan Informasi Publik, FJKIP Bukittinggi Dibentuk

"Jgn dibuka...nanti rusak ke injak tamannya,"ungkapnya

Akun lainnya, @joe_efri menulis" jangan dibuka dulu...siap tahun baru , baru dibuka agar tidak terjadi maksiat di negeri ini...dan negeri ini terjauh dari bencana...nauzubillah,".

baca juga: Antisipasi Kebakaran, Ini yang Dilakukan Lapas Bukittinggi

Hingga hari ini, Pemerintah Kota Bukittinggi belum memutuskan apakah pedestrian Jam Gadang akan dibuka atau tidak pada malam pergantian tahun.

Taman Pedestrian Jam Gadang direvitalisasi sejak Juli 2018 dengan menghabiskan anggaran sebesar 16,4 miliar rupiah. Hingga berita ini diturunkan, proses pengerjaan masih terus berlangsung padahal kontrak kerjanya akan berakhir pada 29 Desember 2018 ini.

baca juga: Pasar Bawah Bukittinggi Terbakar

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi Rusdi Nurman juga meminta Pemko Bukittinggi menutup Jam Gadang saat malam pergantian tahun, ia berharap Pemko mengoptimalkan penyelesaian pengerjaan ketimbang membukanya pada pergantian tahun.

[Hatta Rizal]

Penulis: Iwan R