Travel Umrah Uda CS Holiday Gandeng Garuda Indonesia untuk Penerbangan Padang-Jeddah

Direktur UDA CS Holidays, Ita, menerima cendera mata dari GM Garuda Indonesia Ali Syahri usai Partnership Ceremony direct Padang-Jeddah, di Hotel Pangeran Beach.
Direktur UDA CS Holidays, Ita, menerima cendera mata dari GM Garuda Indonesia Ali Syahri usai Partnership Ceremony direct Padang-Jeddah, di Hotel Pangeran Beach. (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Travel Umrah Uda CS Holiday gandeng maskapai komersil Garuda Indonesia untuk mewujudkan penerbangan Padang-Jeddah. Sebelumnya, penerbangan jamaah umrah travel ini transit di Malaysia. Partnership dilakukan di Hotel Pangeran, Jumat, 28 Desember 2018.

Komisaris Uda CS Holiday, Yuliandre Darwis, mengatakan, direct penerbangan Padang-Jeddah dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada jamaah. "Rencana ini sudah lama, baru bisa diwujudkan sekarang," ujarnya.

baca juga: DPR Minta Pemerintah Serius Tentukan Hasil 'Swab' Calon Jemaah Umrah

Ia mengatakan, sebelumnya, tersedia opsi penerbangan transit di Jakarta atau Kuala Lumpur. Tapi, sebutnya, rata-rata jamaah ingin langsung pulang setelah pulang beribadah.

Manager Sales dan Service Garuda Indonesia Padang, Firdaus, mengatakan, penerbangan untuk jamaah umrah direct Padang-Jeddah akan dilakukan pada 5 Januari 2019. Skemanya, pesawat take off dari Palembang ke Bandara International Minang (BIM). Dari BIM langsung ke Jeddah.

baca juga: Cegah Adanya Jemaah Umrah Pakai Surat Sehat Palsu, Ini Langkah Kemenag

Ia menyambut baik partnership ini karena tingginya potensi masyarakat yang menunaikan ibadah umrah . Catatan Garuda Indonesia , ada 3 ribu sampai 3,5 ribu jamaah umrah asal Sumbar tiap bulannya.

"Jumlah itu yang tercatat. Ada juga jamaah yang terbang dari Jakarta sehingga angkanya bisa bertambah," ujarnya. Pesawat yang digunakan untuk penerbangan Padang-Jeddah ini tipe Airbus 330 seri 300 dengan seat 361 All Ekonomi.

baca juga: Ini Catatan dan Evaluasi Kemenag Terkait Pelaksanaan Umrah di Masa Pandemi

Tentang Uda CS Holiday
Uda CS Holiday merupakan salah satu travel umrah yang dikelola putra Minang, Yuliandre Darwis. Menurut Yuliandre, awal berdirinya Uda CS Holiday dari ide membawa investasi asing ke Sumbar pada 2005, saat gubernur Gamawan Fauzi.

Travel umrah adalah salah satu investasi asing yang berhasil didapatkan. Sehingga pada 2008, mulai dibentuk di Sumbar berkantor di Pangeran Beach Hotel. Investor awalnya dari Malaysia.

baca juga: Umrah Dibuka Kembali, Protokol Kesehatan Harus Tetap Dikedepankan

Sejak 2008, Uda CS Holiday selalu berhasil memberangkatkan jamaah. Kuncinya, sebut dosen Universitas Andalas ini, tranparansi dalam penentuan harga.

"Makanya, kita tidak mungkin menerapkan harga rendah untuk memberangkatkan jamaah," ujarnya. Ia mengatakan, untuk penerbangan saja, sudah menghabiskan uang Rp12,7 juta, biaya hotel Rp8 juta, dan visa Rp1 juta. Keuntungan yang diambil margin Rp1 juta. Menurutnya, sangat tidak masuk akal bila ada biaya umrah Rp16 juta.

Beda dengan travel umrah lain, Uda CS memiliki 18 karyawan di Mekkah dan Madinah. Karyawan ini yang memandu jamaah selama beribadah.

Keuntungan memiliki karyawan di Mekah dan Madinah, mereka update terhadap perubahan, baik harga maupun kebijakan politik. Keuntungan lain, mereka lebih fresh saat memandu jamaah. Hal ini yang tidak dimiliki travel umrah lain yang biasanya hanya mengandalkan tour leader.

Kepercayaan jamaah sangat dijaga Uda CS Holiday sehingga terus bertahan di bisnis ini. Kepercayaan itu juga yang membuatnya akan ekspansi ke Pontianak dan Surabaya. (*)

Penulis: Pundi F Akbar