Wagub Sumbar Serahkan Bantuan Randang ke Korban Terdampak Tsunami di Lampung

Wagub Sumbar Nasrul Abit (pakai topi hitam) berbincang dengan pengungsi korban terdampak tsunami di Lapung
Wagub Sumbar Nasrul Abit (pakai topi hitam) berbincang dengan pengungsi korban terdampak tsunami di Lapung (Humas Pemprov Sumbar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit hari ini membagikan bantuan randang (rendang) dari pemerintah provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar ) kepada korban terdampak tsunami di Lampung . Dari 1,3 ton randang yang dikumpulkan selama tiga hari, 600 kilogram untuk Lampung dan 700 kilogram Banten.

"Pembagian randang dilakukan di Kalianda Lampung Selatan yang menjadi korban tsunami , serta di beberapa daerah tempat pengungsian," ungkap Nasrul Abit saat dihubungi KLIKPOSITIF , Minggu, 30 Desember 2018.

baca juga: Besok, Madra Indriawan Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solok

Dijelaskannya, bantuan memang tidak disertakan dengan bantuan uang seperti yang diberikan Pemprov Sumbar kepada korban gempa Palu. Sebab bencana Selat Sunda bertepatan dengan akhir tahun yang tidak bisa dianggarkan lagi.

"Tapi nanti kita akan pertimbangkan lagi melalui dana tanggap darurat," sebutnya.

baca juga: Sambut HUT ke-60, PT Jasa Raharja Sumbar Gelar Donor Darah

Nasrul Abit melanjutkan, Pemprov Sumbar juga siap memberikan bantuan medis jika dibutuhkan. Menurutnya, Sumbar yang sudah menjadi langganan bencana sudah memiliki tim khusus medis untuk bencana.

"Jika Lampung butuh kami siap kirim, dari Unand dan PMI selalu siap kapanpun," terangnya.

baca juga: Asrama SMP IT Darul Hikmah di Pasbar Terbakar

Sementara itu, Kalaksa BPBD Lampung , Sena Ardhi Wibata mengungkapkan, pembagian akan dilakukan oleh Tagana. Menurutnya, jumlah pengungsi di Lampung berkisar 3 ribu orang. Namun jumlah itu sangat fluktuatif, sebab mereka belum bisa pulang ke rumah masing-masing.

"Bantuan Alhamdulillah sudah banyak berdatangan termasuk randang dari Sumbar ," ujarnya.

baca juga: Kabar Gembira! Diskon Tambah Daya "Super Merdeka" untuk UMKM dan IKM Kembali Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Iwan R