Mulai 2019, Minuman Alkohol Kena 'Pajak Peruntuh Iman' 100 Persen

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Tahun 2019, pajak minuman beralkohol punya peraturan baru. Minuman beralkohol kena pajak dosa sampai 100 persen.

Ya, menjelang pergantian tahun beberapa hari yang lalu publik dibuat heboh dengan peraturan baru tentang pajak minuman beralkohol. Qatar, sebagai negara yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 ini memberlakukan pajak 100 persen untuk minuman beralkohol.

baca juga: Turun Lagi, Emas Batangan Kini Dijual Rp 940 Ribu Per Gram

Dilansir dari laman Guideku.com, Rabu (2/1/19) seorang pejabat pemerintah di Qatar membenarkan berita tersebut.

Pajak 'dosa' atau 'sin tax' ini dirilis beberapa minggu setelah pemerintah Qatar mengumumkan pernyataan tahunan mereka bahwa sebentar lagi akan ada pungutan biaya untuk barang-barang yang merusak kesehatan.

baca juga: Bergerak Melemah,IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah

Kebijakan ini juga diungkapkan oleh Qatar Distribution Company yang merupakan satu-satunya toko penjual minuman alkohol di negara tersebut.

Akibat adanya kebijakan 'pajak peruntuh iman ' ini terjadi antrean mengular di luar toko Qatar Distribution Company saat menjelang tahun baru.

baca juga: Indonesia Terpilih sebagai Anggota Reguler GB ILO 2021-2024

Warga Qatar berbondong-bondong untuk memborong minuman beralkohol sebelum harga naik dua kali lipat.

Harga minuman beralkohol terbaru sudah naik dua kali lipat dan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2019.

baca juga: Punya Usaha Makanan Olahan Hingga Obat-obatan? Ini Cara Daftarkan Produk ke Badan POM

Beberapa di antaranya 24 pack minuman bir 330ml akan dibanderol dengan harga 384 riyal Qatar atau setara dengan Rp 1.5 juta.

Bagaimana menurut Anda terkait minuman berlakohol kena pajak dosa ini?

Penulis: Eko Fajri