Pemprov Sumbar Waspadai Karhutla di Tiga Kabupaten Ini

Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat (Sumbar) Yozarwardi Usama Putra
Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat (Sumbar) Yozarwardi Usama Putra (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ( Pemprov Sumbar ) melalui Dinas Kehutanan mewaspadai dini kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ). Terutama di daerah yang menjadi langganan kebakaran yakni Kabupaten Dharmasraya, Pesisir Selatan (Pessel) , Pasaman, dan Limapuluh Kota.

Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi Usama Putra menyampaikan, saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan melalui titik hotspot dari aplikasi Sipongi. Sipongi merupakan aplikasi pendeteksi kebakaran dini hutan yang diberikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada Dishut Sumbar.

baca juga: 8 Unit Bangunan Habis Terbakar di Dekat Pasar Maninjau Agam

"Hingga saat ini belum ada informasi maupun adanya tanda-tanda Karhutla di Sumbar. Namun kami menghimbau masyarakat mewaspadai titik api kebakaran hutan dan lahan di sebahagian wilayah yang menjadi langganan kebakaran ," katanya, Senin, 14 Januari 2019.

Dilanjutkan Yoz, sapaan Yozarwardi, sebagai pendateksi dini kebakaran , pihaknya telah memiliki Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Brigade dan Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai perpanjaganan tangan di lapangan. Jika terjadi kebakaran , unit ini langsung bergerak melakukan pemahaman serta memberikan laporan.

baca juga: Lantik Empat Pejabat Eselon II, Gubernur Sumbar: Jangan Kasak-Kusuk

"KPH, Brigade dan MPA sebagai perpanjangan tangan provinsi disetiap di wilayah pengelolaan hutan. Mereka sangat membantu pemerintah jika tiba-tiba peristiwa yang tidak inginkan itu terjadi," ujarnya.

Meskipun belum memasuki musim panas secara keseluruhan, Yoz tetap menghimbau masyarakat agar tidak tidak membakar hutan sembarangan.

baca juga: Kran Perjalanan Dinas dan Klaster Rumah Bagonjong

"Apalagi daerah gambut sangat mudah terjadi kebakaran . Untuk itu kami minta masyarakat tidak melakukan pembakaran sembarangan," tukasnya.

(Joni Abdul Kasir)

baca juga: Sumbar Hapuskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Sekda: Segeralah Bayar Pajak!

Penulis: Rezka Delpiera