Pria di Padang Ini Nekat Membunuh di Depan Polisi

Korban penusukan di Pasar Raya Padang meninggal dunia di RS Bhayangkara
Korban penusukan di Pasar Raya Padang meninggal dunia di RS Bhayangkara (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Seorang pria mengalami nasib nahas setelah diduga terlibat cekcok dengan sejumlah rekannya di Pasar Raya Padang , Selasa 15 Januari 2019 malam, pukul 20:30 WIB.

Pria yang diketahui bernama Martan Marulafau itu meninggal dunia setelah ditusuk oleh dua orang rekannya di kawasan itu. Parahnya, kejadian tersebut berlangsung di hadapan personil kepolisian.

baca juga: Operasi Yustisi di Padang Tindak 52 Orang yang Kedapatan Langgar Perwako Pola Hidup Baru

Kejadian itu berawal ketika seorang personel Polisi Polresta Padang , Bripka Syukri tengah patroli di sekitaran pasar induk Kota Padang tersebut.

Saat sedang patroli, ia mendengar teriakan maling dari kejauhan dan mencoba mengejar pria yang diteriaki maling tersebut.

baca juga: Roadshow di Padang, Perfect Helat Tawarkan Produk agar Bisa Berolahraga di Rumah

"Saat saya mendengar teriakan maling, saya langsung mengejarnya dan mengamankan seorang pria yang bernama Martan Marulafau," katanya.

Tidak lama kemudian, Syukri dikagetkan dengan kedatangan seorang pria lain yang bernama Riki Nafian ke arah Martan. Di hadapan dirinya, Riki kemudian tampak memukul Martan hingga dirinya terduduk.

baca juga: Satpol PP Padang Tindak 15 Pelanggar Perwako

Setelah itu, Syukri kaget, sebab usai dipukul ada darah mengalir dari bagian paha Martan. Ia pun mengaku tidak menyangka, ternyata Riki tidak hanya sekedar memukul Martan, tapi juga menusuknya dengan sebilah pisau.

"Awalnya saya mengira pelaku ini memukul korban dengan tangan saja dan saya melihat ada pisau di tangan pelaku," ungkap Syukri.

baca juga: Peringatan Gempa 30S Padang ke-11 Dilakukan Berbeda

Melihat kondisi demikian, Syukri pun langsung mengamankan Riki dan kemudian memanggil personel lain yang sedang bertugas di Mapolresta Padang .

Sedangkan untuk Martan, dia langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar dan pelaku langsung saya giring ke Mapolresta Padang ," ungkap dia.

Kasat Reskrim Polresta Padang , AKP Edriyan Wiguna menyebutkan bahwa kemudian korban Martan meninggal dunia karena kehabisan darah.

Edriyan menyebutkan, saat pemeriksaan, pihaknya juga menangkap satu orang lagi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Ada satu pelaku lain yang ditangkap, ia bernama Gendut yang diduga juga terlibat," ucap Edriyan.

Sejauh ini, Riki dan Gendut disangkakan pasal pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

[Halbert Chaniago]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa