Satpam Usir Kaum Disabilitas dari Masjid Raya Sumbar, Gubernur Geram

Masjid Raya Sumbar
Masjid Raya Sumbar (Wikipedia)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno geram dengan perlakuan salah seorang petugas keamanan Masjid Raya Sumbar yang mengusir seorang warga disabilitas karena membawa kursi roda ke teras masjid.

Kejadian ini terjadi pada Sabtu 19 Desember 2018 lalu. Kegeraman Irwan tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sumbar , Nasrul Abit.

baca juga: Sumbar Tuan Rumah, Gubernur Minta Kafilah Tingkatkan Kualitas untuk Meraih Prestasi di MTQ Nasional

Ia mengatakan, Irwan meminta agar oknum petugas keamanan tersebut segera ditindak tegas, "Pak Gubernur sudah menanggapi persoalan itu, beliau minta tindak tegas dan tegur satpam yang melakukan pengusiran," katanya.

Menurut Nasrul, kaum disabilitas harus mendapatkan tempat di Masjid Raya Sumbar , jika kursi roda kotor maka harus disediakan air untuk membersihkan teras tempat ibadah itu jika memang kotor.

baca juga: Gubernur Dukung Akreditasi Sekolah/Madrasah di Sumbar

Baca Juga:  Viral! Penyandang Disabilitas Ini Mengaku Diusir di Masjid Raya Sumbar

"Harus ada tempat khusus untuk kawan-kawan disabilitas ini," ujarnya.

baca juga: Empat Daerah Zona Hijau di Sumbar Belajar Tatap Muka di Sekolah, Gubernur: Menerapkan Protokol COVID-19

Menanggapi situasi demikian, Pemprov Sumbar akan menyediakan kursi khusus dan tempat khusus untuk disabilitas melaksanakan ibadah di Masjid Raya Sumbar .

Dijelaskannya, Masjid Raya Sumbar memang di bawah kewenangan Pemprov Sumbar melalui di Biro Bina Mental dan Kesra.

baca juga: Anaknya Masuk Daftar Wisuda Daring Unand, Gubernur Sumbar Pindahkan Tali Toga di Rumah

Sementara Kepala Bagian Bina Mental, Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Sekretariat Provinsi Sumbar, Karimis saat dihubungi KLIKPOSITIF berjanji mencarikan solusi dari masalah itu.

"Kami akan carikan solusinya," ujarnya singkat.

Sebelumnya, viral video pengusiran terhadap sekelompok disabilitas yang membawa kursi roda ke teras Masjid Raya Sumbar . Bahkan Abraham Ismed salah seorang difabel yang menerima perlakuan tak mengenakan itu menyampaikan, alasan pengusiran karena dinilai kursi roda tidak suci.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa