Suprapto Tersangka, Irwan Prayitno: Saya Siap Dipanggil KPK

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyatakan siap dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) jika diperlukan untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan suap yang menjerat Kepala Dinas Sarana Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Sumatera Barat Suprapto.

“Saya siap dipanggil, sebagai warga negara yang baik jika dipanggil KPK tentu kita bersedia,” ungkap Irwan Prayitno usai rapat umum pemegang saham Bank Nagari di Hotel Mercure di Padang, Kamis, 30 juni 2016.

baca juga: Tim KPK RI Turun ke Kota Solok, Ini Agendanya

Irwan Prayitno mengaku hingga saat ini belum mendapatkan panggilan secara resmi dari penyidik KPK terkait pemberian keterangan untuk anak buahnya itu. Ia menyerahkan kasus yang menimpa anak buahnya pada aparat penegak hukum sesuai aturan yang berlaku.  “Biarkan proses hukum berjalan,” katanya.

Dia menjelaskan Pemprov Sumbar akan memberikan bantuan hukum kepada Suprapto yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK . Irwan mengatakan hal ini merupakan hak Suprapto sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Kita akan berikan bantuan hukum jika diperlukan,” ujarnya.

KPK telah menetapkan Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman (Prasjaltarkim) Provinsi Sumbar, Suprapto dan seorang pengusaha asal Sumbar, Yogan Rabu, 29 Juni 2016 malam.

baca juga: Mahyeldi Ansharullah: Peran Masyarakat Penting untuk Memerangi Korupsi

Suprapto ikut terjerat dalam kasus dugaan suap kepada anggota Komisi III DPR RI, I Putu Sudiartana dalam kasus proyek pembangunan 12 jalan di Sumbar dengan kerugian negara sekitar Rp300 miliar.

Joni Abdul Kasir

baca juga: Setelah Geledah Dinas PU, Tim Kejari Lanjutkan Penggeledahan Ke Kantor BPKD Solsel

Penulis: Ramadhani