Tahun Ini, Target Ekspor Laut Sumbar Rp203 Miliar

KJA Budidaya Kerapu Mandeh Pesisir Selatan
KJA Budidaya Kerapu Mandeh Pesisir Selatan (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Hasil ekspor laut Sumatera Barat ( Sumbar ) tahun 2018 mencapai Rp203 miliar. Angka tersebut dari ekspor Ikan Tuna, Kerapu, Lobster dan Tripang serta ikan hias.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat ( Sumbar ) mengatakan negara tujuan ekspor Sumbar mulai dari Jepang, Amerika Serikat, Cina Singapura, Hongkong dan Malaysia. Pengiriman melalui darat dan udara.

baca juga: Antisipasi Pengangguran, Desa di Pariaman Beri Pelatihan Pada Puluhan Warga

"Ada ikan hidup, mati dan olahan. Tahun ini kami target diatas 203 miliar ekspor Sumbar dari hasil laut," terangnya kepada KLIKPOSITIF , Senin 28 Januari 2019.

Menurutnya, saat ini sedang bergairah ekspor Kerapu hidup yang diambil langsung oleh kapal Hongkong ke keramba jaring apung (KJA) budidaya Kerapu di Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan. Awal tahun ini telah 19 ton ekspor Kerapu hidup Sumbar ke Hongkong.

baca juga: Pembangunan GSG Pariaman Baru 30 Persen, Pemerintah Butuh Rp14 Miliar lagi

"Kita punya tiga daerah pemasok Kerapu di Sumbar yakni Mandeh Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Mentawai dan Pasaman Barat," ujarnya.

Selain Kerapu, tuna juga menjadi primadona mulai dari basah hingga olahan. Tuna segar sangat diminati Jepang sedangkan olahan dikirim ke AS. Lobster diekspor ke Singapura, Malaysia dan Cina. Sementara ikan hias diekspor ke pusat ikan hias di Singapura.

baca juga: Pemkab Pessel Percepat Penyaluran BLT Nagari Guna Menjaga Daya Beli Masyarakat

"Kerapu hidup ke Hongkong dan Kerapu mati ke Singapura dan Malaysia lewat dumai. Pengiriman ada yang melalui darat dan udara serta laut seperti yang dijemput langsung oleh kapal Hongkong ke Mandeh," sebut Yosmeri.

Ia berharap ekspor Sumbar meningkat pada tahun 2019 ini. Apalagi dimulai dengan trend positif 19 ton diawal tahun. "Kami berharap ekspor terus meningkat sehingga berdampak juga pada perekonomian masyarakat terutama mereka yang budidaya," tukasnya.

baca juga: Pessel Terima Bantuan Bedah Rumah Rp 4,4 Miliar dari Pemerintah Pusat

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Iwan R