Kabar Gembira! Pemerintah Bakal Naikkan Gaji Pendamping Desa

Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo
Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) akan menaikkan gaji pendamping desa pada tahun 2019 ini.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan keputusan tersebut diambil sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo.

baca juga: Menteri Desa PDTT Puji KoBeDa Kampus Nagari di Pessel

"Kenaikan tidak terlalu besar. Ini masih dalam proses administrasi di Dirjen PDTT terkait kenaikan gaji PLD. Insyaallah, bulan Februari atau Maret, gaji PLD sudah naik," katanya dalam sebuah pernyataan resmi.

Menurut dia, pemberian kenaikan gaji itu adalah sebuah penghargaan bagi para PLD yang telah bekerja keras mendampingi dalam pengelolaan dana desa sehingga pembangunan desa mengalami kemajuan yang pesat.

baca juga: Mendes Inginkan Sektor Ekonomi dan SDM di Pessel Tumbuh Baik Melalui Dana Desa

Berkat pendampingan dan berkat kerja keras dari pendamping desa penyerapan dana desa terus neningkat. Apalagi, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program dana desa berdasarkan survei sebesar 85 persen.

"Itu semua adalah kerja keras semua pihak terutama para pendamping desa ," ujarnya.

baca juga: Besok Mendes PDTT ke Pessel, Ini Agendanya

Hal yang sangat membanggakan lagi, lanjut Eko, capaian dana desa ternyata selama empat tahun telah mampu menunjukkan hasil terbaiknya dengan telah terbangunnya sarana dan prasarana penunjang aktifitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan yang dimaksud adalah seperti terbangunnya 1.140.378 meter jembatan, jalan desa 191.600 kilo meter, pasar desa sebanyak 8.983 unit, kegiatan BUMDesa sebanyak 37.830 unit, embung desa sebanyak 4.175 unit, sarana irigasi sebanyak 58.931 unit serta sarana-prasarana penunjang lainnya.

baca juga: Mendes PDTT Tegaskan BLT Dana Desa Berupa Uang Bukan Sembako

Selain itu, dana desa juga telah turut membangun sarana prasarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 50.854 unit PAUD, 24.820 unit Posyandu, serta drainase 29.557.922.

Menurut Eko, selama empat tahun telah terjadi penurunan angka kemiskinan, penurunan angka stunting dari 37 persen menjadi 30 persen, peningkatan pendapatan perkapita hampir 50 persen, pembukaan lapangan kerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT), BUMDes, desa wisata, angka pengangguran di desa turun daripada di kota dan gini ratio di desa terus meningkat.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa