Kemenpan RB Tetapkan Batas Nilai PPPK

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menetapkan ambang batas nilai penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) tahun 2019.

Penetapan ini tertuang dalam Peraturan Menpan RB nomor 4 tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Guru, Dosen, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh Pertanian. 

baca juga: Rekrutmen CPNS Pemprov Sumbar 2021 untuk Tenaga Kesehatan, Guru dan Teknis

Diketahui dalam aturan itu, nilai ambang batas untuk kompetensi teknis, manajerial, serta sosial kultural paling rendah 65 (akumulatif), dan nilai kompetensi teknis paling rendah 42.

Jika peserta memenuhi nilai ambang batas tersebut, maka juga harus melampaui nilai ambang batas wawancara berbasis komputer paling rendah 15.

baca juga: Pemprov Sumbar Kekurangan Ribuan ASN, Mahyeldi Siapkan Penerimaan CPNS dan PPPK 2021

Setiap peserta seleksi PPPK harus melalui tiga tahapan yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi, dan seleksi wawancara.

"Dalam tes yang akan berlangsung tanggal 23  dan 24 Februari ini, setiap peserta harus mengerjakan 100 soal, terdiri dari 90 soal kompetensi teknis, manajerial, serta sosial kultural, dan 10 soal wawancara berbasis komputer," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir.

baca juga: Ada Kuota 27.303 Untuk Formasi Guru Agama, Ini Penjelasan Kemenag

Seleksi PPPK saat ini dibuka untuk Tenaga Honorer (TH) Eks K-II yang telah mengikuti tes pada tahun 2013 pada jabatan guru, dosen, dan tenaga kesehatan yang terdapat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Khusus untuk Penyuluh Pertanian, database-nya ada pada BKN dan Kementerian Pertanian, dan database Kemenristekdikti untuk dosen. Sebanyak 372 Pemda (Provinsi/Kabupaten/Kota) telah menyampaikan usulan kebutuhan PPPK .

baca juga: Sebanyak 23 Pegawai PPK Payakumbuh Terima SK

Dijelaskan pula bahwa pelamar seleksi yang belum terverifikasi oleh instansi terkait, belum dapat diikutsertakan dalam tes pengadaan Calon PPPK saat ini.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa