Peserta Ujian Calon P3K Pasbar Berjumlah 395 Orang

Peserta ujian P3K Pasbar
Peserta ujian P3K Pasbar (Istimewa)

PASAMAN BARAT , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 395 orang peserta program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K ) Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) melaksanakan ujian di SMA Negeri 1 Pasaman, Sabtu 23 Februari 2019.

Sekretaris Daerah Pasaman Barat , Yudesri menjelaskan, sebelumnya Pasaman Barat mendapatkan 444 kuota untuk program PPPK , namun hanya terisi sebanyak 440 orang.

baca juga: Masih Pandemi, Objek Wisata di Pasbar Tutup Selama Lebaran

Hal itu terjadi kerena dari jumlah yang lolos ada sebanyak 4 orang dinyatakan tidak lolos administrasi. Sebanyak 4 orang tersebut gagal tes administrasi, karena tidak sesuai dengan syarat P3K yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

Lebih lanjut dikatakannya, sebanyak 4 orang yang tidak lulus administrasi tersebut juga disebabkan beberapa alasan tertentu yang tidak bisa ditoleransi oleh pemerintah pusat. Seperti tenaga kesehatan di bidang perawat tapi bekerja sebagai resepsionis, ada yang menjadi Calon Legislatif (Caleg) dan ada yang mengajar di swasta.

baca juga: Arak Obor dengan Jalan Kaki, Warga Nagari Kapa Pasbar Takbiran Sambutan Lebaran

Diterangkan Yudesri, program P3K ini merupakan program pemerintah pusat untuk menambah tenaga pelayanan kepada masyarakat, khususnya untuk kategori 2 atau yang tidak lulus pada tahun 2013 lalu.

"Jadi, kita Pemerintah Daerah hanya sebagai petugas pelaksana saja, semua ketentuan diatur oleh pemerintah pusat," terang Yudesri.

baca juga: Tiga Napi Melarikan Diri dari Lapas Kelas III Talu Pasbar, Ini Cara Mereka Kabur

Dia memaparkan, rincian formasi dari kuota 444 orang tersebut memang di nominasi oleh guru sebanyak 394 orang, diikuti oleh tenaga kesehatan sebanyak 22 orang dan tenaga penyuluh pertanian sebanyak 28 orang.

Ujian itu dilaksanakan selama dua hari Sabtu dan Minggu (23-24/2) di SMA Negeri 1 Pasaman yang diikuti beberapa sesi, pada Sabtu (23/2) diikuti tiga sesi dengan peserta sebanyak 35 orang.

baca juga: Gabungan Organisasi Kepemudaan Santuni 70 Orang Anak Yatim di Nagari Kajai Pasbar

Sedangkan untuk nilai ambang batas atau passing grade ditentukan oleh pemerintah pusat memang tidak terlalu tinggi. "Untuk itu, kepada peserta diminta untuk tetap tenang, jangan tegang dan jawab soal dengan hati-hati," pinta Yudesri.

Sebelumnya, Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat telah mengajukan kepada pemerintah pusat tentang kuota P3K ini sebanyak 3.451 orang. Karena kebutuhan ASN atau PNS didaerah itu hanya bisa terpenuhi setengah dari tenaga yang dibutuhkan.

PNS sekitar 4.600 orang, sementara dari kebutuhan sebanyak 8 ribuan. "Kekurangan tenaga tersebut dibantu oleh PTT sebanyak 208 orang, Tenaga Harian Lepas (THL) 2.726 orang. Jadi total pegawai kontrak sebanyak 2.934 orang.

i

Penulis: Iwan R