Wamen ESDM: BBM Satu Harga Takkan Merugikan Pertamina

Wamen ESDM Archandra Tahar Saat Peresmian PJU TS di Sawahlunto.
Wamen ESDM Archandra Tahar Saat Peresmian PJU TS di Sawahlunto. (istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Archandra Tahar , meresmikan 200 titik penerangan jalan umum tenaga surya (PJU TS) di Desa Bukik Gadang, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Minggu 24 Februari 2019.

Pada kesempatan itu, Archandra menyoroti pemberitaan mengenai program pemerintah Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga membangkrutkan Pertamina.

baca juga: PT Elnusa Petrofin, Penyalur BBM Satu Harga ke Seluruh Wilayah di Sumatera Barat

Pertama, ia memulai dengan pertanyaan kepada Walikota Sawahlunto, harga BBM disini berapa pak? Lalu Archandra mengemukakan Premium disini Rp6.450. Ada antrian gak pak? lanjutnya, serentak hadirin menjawab tidak.

"Boleh ya pak ya, sambil peresmian ini kita dialog, boleh pak, kalau ada Bawaslu saya bukan kampanye, saya cuma bertanya. Tupoksi kami di Kemen ESDM memastikan ketersedian BBM sampai ke SPBU dengan harga yang sama di seluruh Indonesia."

baca juga: Pasca Lebaran Realisasi Elpiji Dikembalikan ke Konsumsi Normal, Pertamina MOR I Sumbagut: Bukan Pengurangan Pasokan

"Jika terjadi kelangkaan, tidak ada instruksi dari kami di pusat untuk tidak mensuplai BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kita jamin ketersediaan suplai," katanya.

Namun demikian, jelas Archandra, pada hal-hal tertentu kadang-kadang terjadi kelangkaan, hal itu tidak disengaja, kalau dalam cuaca jelek kemungkinan ada suplai yang terganggu, misalnya kapal tidak bisa merapat, itu benar. Tapi sebisa mungkin suplai itu sampai.

baca juga: Pertamina Tambah Penyaluran BBM ke SPBU Satu Harga Mentawai

"Tapi kadang-kadang dari SPBU ada masyarakat yang membeli lebih, kemudian dijual kembali maka di SPBU terjadi kelangkaan. Kita minta kepada anak kemenakan, ninik mamak, alim ulama mohon diingatkan itu bukan program pemerintah."

"Kemarin di sepanjang jalan ada saya lihat masyarakat menjual di botol-botol, itu keamanannya kurang ini yang jadi perhatian kita," harapnya.

baca juga: Pertamina : BBM satu harga capai 124 Titik

Archandra melanjutkan, dirinya besok ke Mentawai untuk meresmikan BBM satu harga. Harga BBM di Padang dengan BBM di Mentawai sama, informasi yang dia terima, BBM di Mentawai bisa mencapai Rp15 ribu sampai Rp25 ribu.

"Makanya bersyukurlah, pemerintah menjadikan seluruh Indonesia harga BBM-nya satu, sama. Di Papua bisa Rp100 ribu perliter, sementara di Sawahlunto dan di Sijunjung mumpung ada Walikota dan Bupatinya, naik Rp100 saja ini bisa tumbang ini, didemo," tuturnya.

Kalau Presiden intruksikan BBM satu harga, bapak dukung gak? Tanyanya ke pada hadirin. BBM satu harga yang dicanangkan Bapak Presiden dalam rangka keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Yang tidak bersuara mungkin, sekarang sudah beredar di grup whatsapp yang membahas bahwa BBM satu harga akan membangkrutkan Pertamina. Saya punya keyakinan bapa ibu sudah ada melihat berita di tv dan di koran. Pernah gak bapa ibu dapat berita itu, gak apa apa, saya cuma nanya aja,” katanya kepada hadirin.

Dikatakannya, program BBM satu harga tersebar 170 titik mencakup pulau terluar dan terpencil di seluruh Indonesia, tahun lalu 131 titik sudah diselesaikan dan sisanya tahun ini.

"Jadi biaya total program BBM satu harga ini hanya Rp800 miliar. Memang lebih besar dari PAD-nya Sijunjung dan Sawahlunto."

"Mungkin ada yang berpikir Rp800 miliar itu besar, mari kita lihat, sewaktu blok Rokan Riau beralih nanti. Insha Allah 2021 kembali ke Pertamina."

"20 tahun yang akan datang menghasilkan penghasilan setahun Rp800 triliun atau setara Rp 40 miliar setahun, BBM satu harga cuma Rp800 miliar, kemana cara logikanya mengatakan BBM satu harga akan membangkrutkan Pertamina,” tutup pria yang juga Wakil Komisaris Utama Pertamina itu.

[Muhammad Haikal]

Penulis: Agusmanto