Makan Siang di Payakumbuh, Sandiaga Uno Menyukai Pongek Cubadak

Sandiaga Uno saat berada di Payakumbuh
Sandiaga Uno saat berada di Payakumbuh (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -- Hadir di Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota), Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno memuji makanan khas daerah tersebut, yaitu pongek cubadak yang disantapnya ketika makan siang di rumah makan Pongek Or Situjuah di Keluarahan Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan, Rabu 6 Maret 2019.

" Payakumbuh dan Limapuluh Kota memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sisi pariwisata ataupun kulinernya, seperti pongek tadi sangat enak," kata Sandiaga Uno usai bersantap siang di rumah makan tersebut.

baca juga: Kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Puluhan Warga Binaan Lapas Payakumbuh Ikuti Program Pendidikan Paket A, B, dan C

Pongek cubadak sendiri adalah makanan khas masyarakat Luak Limopuluah yang bahan utamanya adalah Nangka. Dalam proses memasaknya, nangka yang sudah dipotong dicampur dengan santan dan kemudian dimasak dalam sebuah tempat khusus sampai matang.

Selain pongek cubadak, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta juga memuji kenikmatan makanan khas Minangkabau lain, yaitu rendang yang disebutya sudah diakui oleh dunia sebagai makanan terenak.

baca juga: Sebanyak 23 Pegawai PPK Payakumbuh Terima SK

Melihat cukup besarnya potensi yang dimiliki Luak Limopuluah dan Sumbar secara umumnya, Sandiaga Uno mengaku akan memaparkan beberapa program unggulannya untuk memaksimalkan potensi daerah pada debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan dilaksanakan pada 17 Maret nanti.

"Tujuannya agar nantiPayakumbuh dan Limapuluh Kota bisa maju. Karena ini potensinya luar biasa," terangnya.

baca juga: DPRD dan Pemko Payakumbuh Sahkan Perda LP2B

Sandiaga Uno mengaku, kesempatan debat dengan Cawapres 01, Ma'ruf Amin nanti akan dimaksimalkannya untuk menyampaikan alasan kenapa dia bersama Prabawo Subianto menawarkan solusi terhadap bangsa ini.

"Pada debat nanti kita akan bisa menunjukkan secara jelas apa yang menyebabkan kami berdua ingin menawarkan satu solusi terhadap pembangunan Indonesia yang baru, yaitu pembangunan Indonesia yang kita harapkan bisa menghadirkan keadilan dan kemakmuran. Kita juga berharap bisa swasembada pangan, swasembada energi, dan juga lap kerja," pungkasnya.

baca juga: Antisipasi Alih Fungsi Lahan yang tak Terkendali, DPRD Payakumbuh Sahkan Perda LP2B

Debat ketiga sendiri bakal digelar 17 Maret 2019 di The Sultan Hotel, Jakarta Pusat. Debat yang hanya diikuti cawapres itu mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan.

[Taufik Hidayat Kampai]


 

Penulis: Rezka Delpiera