Terkait Unjukrasa SMAN 5 Padang, Disdik Sumbar Minta Peserta Didik Tetap Lakukan PBM

Pelajar di SMAN 5 Padang berunjukrasa di Sekolah
Pelajar di SMAN 5 Padang berunjukrasa di Sekolah (KLIKPOSITIF/ Halber)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Terkait permasalahan dalam unjukrasa yang dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Padang , Dinas Pendidikan Sumbar berjanji akan melakukan klarifikasi.

"Tadi kami sudah menerima lembaran yang merupakan tuntutan siswa dalam hal ini untuk memberhentikan Kepala Sekolah," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Sumbar Bustavida.

baca juga: Tahun Ini, Hewan Kurban di Pessel Berkurang

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih membutuhkan klarifikasi terkait permasalahan tersebut dan tidak bisa memberhentikan kepala sekolah begitu saja.

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih memerlukan klarifikasi dari Kepala Sekolah yang dikabarkan melakukan beberapa pelanggaran.

baca juga: Presiden Sebut Angka Kematian Corona Indonesia Lebihi Angka Global

"Yang jelas nanti kami akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum mengambi keputusan," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi awal kejadian tersebut karena tidak adanya uang transportasi untuk kegiatan ekstra kurikuler.

baca juga: H-15 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Mulai Bermunculan

"Kalau untuk uang transportasi itu sebenarnya memang tidaka ada dan itu memang masih rancu," lanjutnya.

Ia berharap siswa di SMAN 5 Padang tetap melakukan Proses Belajar Mengajar (PBM) kedepannya dan diharapkan tidak ada lagi permasalahan lainnya.

baca juga: Ini 10 PTN terbaik di Indonesia versi Webometrics

"Kami mengimbau siswa agar kembali belajar dan PBM kami harapkan tidak gerganggu karena permasalahan ini," tutupnya.

Sehubungan dengan itu, usai unjukrasa pelajar dipulangkan, yakni siswa kelas X dan XI, sementara untuk kelas XII tetap melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Untuk siswa kelas X dan XI dipulangkan dan kelas XII akan melaksanakan simulasi UNBK nanti jika serfer sudah benar-benar baik," ujar Waka Kesiswaan SMAN 5 Padang , Amrinal.

Ia mengatakan bahwa dari pagi, serfer untuk pelaksanaan simulasi UNBK memang rusak dan masih diperbaiki secara nasional.

"Untuk besok, siswa kelas X dan XI akan kembali belajar seperti biasa dan kelas XII tetap akan melakukan simulasi UNBK lagi," lanjutnya.

Ia berharap besok siswa bisa kembali belajar seperti biasanya dan tidak melakukan hal yang sama lagi agar Proses Belajar Mengajar tidak terganggu.

Dari pantauan KLIKPOSITIF , kebanyakan siswa di SMAN 5 Padang masih ada yang berkumpul di sekolah dan beberapa sudah ada yang pulang.

Sementara untuk proses belajar mengajar tidak dilakukan sejak unjukrasa dilaksanakan usai Upacara Bendera sekitar pukul 08.00 WIB. [Halbert Caniago]

Penulis: Eko Fajri