Anang Hermansyah Minta Pemerintah Bentuk Big Data Musik

Anang Hermansyah
Anang Hermansyah (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah meminta pemerintah serius membenahi sektor musik di Indonesia. Perbaikan yang ia maksud adalah langkah yang lebih substantif.

Anang mengatakan peringatan hari musik semestinya dijadikan momentum penting untuk pembenahan di sektor musik secara fundamental.

baca juga: Awal 2021, Darul Siska Salurkan 800 Paket Sembako di Mentawai

"Sampai saat ini, republik ini belum memiliki data direktori lagu-lagu baik tradisional maupin modern. Ini miris dan menyedihkan," kata Anang dalam rilisnya.

Politisi PAN ini melanjutkan, semestinya pemerintah dapat menjadikan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) sebagai pintu masuk perubahan fundamental di sektor musik .

baca juga: Anggota DPRRI Menolak Divaksin, Ini Kata Wali Kota Padang

"Eksistensi LMKN yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dapat dijadikan embrio untuk pendataan lagu-lagu di Indonesia," tambah Anang. 

Anang menyebutkan dibutuhkan terobosan besar untuk memulai langkah penting dalam pendataan lagu di Indonesia.

baca juga: Andre Rosiade Bantu Korban Kebakaran di Rimbo Kaluang

"Misalnya, dengan menyiapkan sistem berbasis informasi teknologi untuk mendata seluruh lagu-lagu di Indonesia," tambah Anang. 

Legislator dapil Jawa Timur itu menyebutkan data tersebut menjadi kunci untuk penegakan hak cipta dan hak terkait bagi ekosistem musik .

baca juga: Andre Rosiade: Label Halal Vaksin Covid-19 Sinovac Bantah Banyak Hoaks

"Jika data lagu rapih dan terkonsolidasi dengan baik, maka langkah awal untuk menegakkan hak cipta dimulai," pungkasnya kemudian.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa