Ketua PKS Pasbar Minta Caleg AH Segera Menyerahkan Diri

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PASAMAN BARAT , KLIKPOSITIF -- Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Pasbar Fajri Yustian meminta terlapor AH terduga tindak pidana pencabulan anak kandungnya agar segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Menurut Fajri Yustian, akan lebih memudahkan aparat hukum dalam memproses kasus tersebut jika AH menyerahkan diri. "Kami meminta terlapor AH agar menyerahkan diri kepada pihak kepolisian setempat," pinta dia.

baca juga: Kisah Seorang Ibu Demi Sebuah Kursi Roda Untuk Sang Anak di Pasbar

Ungkap Fajri, memang terlapor AH merupakan Caleg Partai PKS Dapil III Pasbar . Akan tetapi dia bukan kader PKS . AH direkrut dari eksternal berdasarkan pertimbangan yang matang untuk ikut peserta Pemilu 2019 sebagai Caleg saja.

Disampaikan Fajri lebih lanjut, pihaknya tidak menyangka bahwa terlapor AH tega melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut terhadap putri kandungnya sendiri. Bahkan itu dilakukan sejak putrinya berumur 10 tahun.

baca juga: Kontak dengan Dua Pasien COVID-19, Puluhan Warga Pasbar Test Swab Massal

"Ini sebuah perbuatan bejat yang tidak bisa ditolerir. Bahkan kami pun terkejut, karena berbagai media massa mengkonfirmasi terkait hubungan dirinya sebagai caleg PKS . Setahu kami, AH yang kami kenal orangnya sangat saleh," jelasnya.

Namun jika tuduhan itu terbukti, pihaknya akan bertindak tegas dengan mencoret nama yang bersangkutan sebagai caleg PKS . Pihaknya mengaku tidak akan tebang pilih dalam bertindak terhadap kader dan calegnya.

baca juga: Pulang Dari Aceh, Dua ASN di Pasaman Barat Terkonfirmasi Positif Corona

"Perbuatan tersebut sangat mencoreng nama baik Partai PKS yang selama ini dikenal Partai Religius. Akan tetapi kita tetap mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung," sambungnya.

Sebelumnya, terlapor AH dilaporkan istrinya karena diduga melakukan perbuatan tindak pidana pencabulan terhadap putri kandungnya sendiri. Dalam pengakuan korban, terlapor AH sudah menodai dirinya sejak usia 10 Tahun hingga kini berusia 17 tahun.

baca juga: Diterima di Universitas Al Azhar, Santri Asal Kapar Pasbar Terkendala Biaya Berangkat

[Irfan Pasaribu]

Penulis: Iwan R