Ini Postingan Istri Korban Penembakan Selandia Baru Asal Sumbar

Masjid Al Nur, Christchurch, Selandia Baru menjadi salah satu lokasi penembakan brutal yang menyebabkan 40 orang meninggal dunia pada Jumat (15/3) siang.
Masjid Al Nur, Christchurch, Selandia Baru menjadi salah satu lokasi penembakan brutal yang menyebabkan 40 orang meninggal dunia pada Jumat (15/3) siang. (google maps)

KLIKPOSITIF -- Aksi penembakan brutal terjadi di Selandia Baru . Dilansir Reuters, kejadian ini menyebabkan sekitar 40 orang meninggal dunia dan 48 lainnya luka-luka. Diantara para korban , ada seorang warga Sumatera Barat yang menjadi korban .

Baca: Penembakan di Masjid Al Noor dan Linwood Christchurch, Kemenlu Keluarkan Pernyataan Resmi

baca juga: DPRD Sumbar Minta Pemprov Buat Aturan Khusus Terkait Pelaksanaan MTQ Saat Pandemi

Dia diketahui bernama Zulfirman Syah, seniman dari Komunitas Seni Sakato yang berasal dari Pesisir Selatan, Sumbar . Dia menjadi korban penembakan tersebut bersama anak keduanya yang masih berumur dua tahun.

Penelusuran KLIKPOSITIF di jejaring sosial Facebook ditemukan sebuah postingan yang kemungkinan besar dari istri korban . Akun bernama 'Alta Marie' tersebut memposting kondisi terbaru dari Zulfirman Syah.

baca juga: Puluhan Pengendara Masih Melanggar Saat Operasi Zebra, Ini Imbauan Polres Tanah Datar

"My husband Zulfirman Syah and son are both alive, but injured. Both shot in the attack today at the Linwood Islamic center in Christchurch, New Zealand (where we just moved 2 months ago). My husband, Jul, was shot in multiple places and has a drain in his lung (from what I have heard) though I haven't seen him yet since he has been in surgery. I was recently united with my son, who has a gunshot wound to the leg and backside. He is traumatized, but we are all alive. Thanks for your prayers and messages of concern," tulisnya di akun tersebut.

Dia menjelaskan bahwa, suami dan anaknya yang berumur dua tahun mengalami luka, tapi selamat dari kejadian di Linwood Islamic Center di Christchurch, Selandia Baru tersebut. Dia menyebut, baru pindah ke daerah itu dua bulan lalu.

baca juga: Satgas Bencana BUMN Sumbar Salurkan Puluhan Ribu Masker untuk Masyarakat

Alta Marie dalam statusnya ini mengatakan sangat trauma dengan kejadian tersebut, tapi beruntung masih diberi kesempatan untuk hidup. Dia juga sangat berterimakasih kepada semua orang yang tengah berdoa untuk kesembuhan keluarganya.

Postingan istri <a href=korban penembakan Selandia Baru asal Sumbar " width="483" height="271" />

Dilaporkan dalam kejadian tersebut sekitar 40 orang meninggal dan 48 orang luka-luka dalam serangan bersenjata di dua masjid saat salat Jumat (15/3) siang di Christchurch, Selandia Baru .

baca juga: Usung Program Kerakyatan, Masyarakat Pasar Gadang Pancung Soal Pessel Dukung Fakhrizal-Genius Umar Pimpin Sumbar

Seperti diwartakan The Guardian, 30 orang dilaporkan meninggal di masjid Al Noor di Jalan Dean dan 10 orang ditemukan meninggal di Pusat Islam Linwood di Linwood Avenue, kata kepolisian Selandia Baru .

Kejadian tersebut bermula ketika pria bersenjata memasuki masjid di Christchurch tengah dan melepaskan tembakan pada pukul 13.40 waktu setempat. Diperkirakan 300 orang berada di dalam masjid untuk salat Jumat.

Dari peristiwa tersebut, pihak Kepolisian Sel andia Baru hingga saat ini menahan tiga orang yang diduga sebagai pelaku. Satu orang diantaranya merupakan wanita. Sebelumnya polisi menanggap empat orang, namun satu orang kemudian dibebaskan. (*)

Penulis: Agusmanto