Berapa Besar Peluang Magang di Jepang? Ini Penjelasannya

Rangkaian seleksi magang ke Jepang
Rangkaian seleksi magang ke Jepang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Magang sekaligus bekerja di Jepang menjadi impian sebagian orang. Bekerja di negara matahari terbit ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga di bidang tenaga kerja, namun juga banyak manfaat lain yang bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat saat kembali ke tanah air.

Kepala seksi pelatihan kerja Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat Rina Adyanti mengatakan kesempatan kerja atau magang di Jepang terbuka sangat lebar saat ini. Hal ini terbukti dengan dibukanya dua gelombang pendaftaran untuk magang di negeri sakura itu.

baca juga: Kawasaki Luncurkan Ninja Bermesin Kecil, Kawasaki Ninja 125 2022

"Untuk tahun ini kita buka dua gelombang pendaftaran, yakni gelombang pertama dari akhir Februari hingga April mendatang. Sedangkan untuk gelombang kedua dibuka pada November mendatang. Pembukaan dua gelombang juga sudah dilakukan pada tahun 2018 kemarin," jelasnya saat dihubungi via telepon beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan saat ini pihak dari perusahaan Jepang (IMJapan) yang melakukan penilaian langsung terhadap program ini bagi peserta juga puas dengan kerjasama yang telah dilakukan bertahun-tahun ini.

baca juga: Perdana Dimasa Pandemi, Sumbar Berangkatkan 20 Pekerja Imigran ke Jepang

Disisi lain, saat ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menerima kunjungan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Perindustrian (METI) Jepang beberapa waktu lalu juga menyatakan kebutuhannya terhadap tenaga kerja asing yang masih besar dan Indonesia siap memenuhi kebutuhan itu.

Dirjen Binalattas, Bambang Satrio Lelono, yang menerima secara langsung Yoko Ikeda, perwakilan METI, di ruang kerjanya akhir pekan lalu mengatakan siap memenuhi kebutuhan Jepang akan tenaga kerja Indonesia. Pasalnya, saat ini Pemerintah Indonesia memang tengah fokus terhadap program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga Indonesia percaya diri bisa membantu Jepang .

baca juga: Atlet Belarusia di Olimpiade Jepang Minta Suaka, Terbang ke Polandia Rabu Depan

"Saya menyambut baik kunjungan ini karena pada waktu yang sama pemerintah Indonesia juga sedang fokus dan memberikan prioritas pada program peningkatan kualitas SDM," kata Dirjen Satrio di Jakarta pada Senin (18/3).

Kemnaker memang tengah fokus menggenjot peningkatan kompetensi SDM melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Satrio optimistis lulusan BLK mampu bersaing di dunia industri, baik di dalam maupun di luar negeri, termasuk di Jepang . "Kami akan menyesuaikan sistem pelatihan di BLK dengan kebutuhan sektor industri, baik di dalam maupun di luar wilayah Indonesia," tutur Satrio. (*)

baca juga: Pasokan Komponen Bermasalah, Toyota Tunda Produksi Supra Empat Silinder

Penulis: Fitria Marlina