Ciptakan Keluarga Indonesia Sejahtera, BKKBN dan Komisi IX DPR Ajak Orangtua Jalankan 8 Fungsi Keluarga

Anggota DPR RI Muhammad Iqbal menyampaikanbkatabsambutan saat acara sosialisasi yang digelar BKKBN
Anggota DPR RI Muhammad Iqbal menyampaikanbkatabsambutan saat acara sosialisasi yang digelar BKKBN (ist)

KLIKPOSITIF - Tantangan dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing saat ini semakin besar. Globalisasi membuat persaingan global semakin kuat. Keterbukaan informasi yang semakin mudah didapat, membuat berbagai pengaruh buruk mudah datang dan menghantui setiap individu.

Dalam kondisi tersebut, tentunya keluarga sebagai fondasi dan pilar utama sebuah bangsa berperan penting untuk menentukan arah keberhasilan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

baca juga: Tahun Ini Tidak Ada Persiapan Haji, Pimpinan DPR Minta Alihfungsi Asrama Haji Jadi Tempat Perawatan Covid-19

Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tantang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, mengamanatkan penduduk sebagai modal dasar pembangunan. Setiap keluarga dan individu di dalamnya merupakan titik sentral dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Bahkan UU tersebut juga mengamanatkan kebijakan pembangunan keluarga dilaksanakan melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, guna mendukung keluarga agar dapat melaksanakan delapan fungsinya secara optimal.

baca juga: DPR: Kampus Merdeka Belum Sepenuhnya Menjawab Permasalan Pendidikan Tinggi

Untuk dapat mewujudkan Indonesia sejahtera dengan dasar keluarga yang bahagia dan sehat, BKKBN menggelar Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra Kerja dengan tema "ciptakan keluarga indonesia sejahtera dengan 8 fungsi keluarga".

Dalam sosialisasi yang diadakan di kawasan Jalan K.H. Ahmad, Kota Payakumbuh pada Jumat, 15 Maret 2019 itu, turut hadir anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Iqbal, perwakilan BKKBN provinsi Sumatera Barat dan sejumlah pihak dari OPD terkait di lingkungan Pemko Payakumbuh.

baca juga: Andre Rosiade: FORKI Sumbar Gelar Penataran Wasit

Muhammad Iqbal dalam sambutannya mengatakan delapan fungsi yang harus dijalankan oleh setiap keluarga, yaitu fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan fungsi pelestarian lingkungan.

"Dengan dilaksanakannya 8 fungsi keluarga, diharapkan keluarga Indonesia dapat menjadi keluarga sejahtera secara ekonomi yang berkualitas," kata Muhammad Iqbal.

baca juga: Andre Rosiade: Gerindra Solid Dukung Dodi Hendra sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok

Di samping melaksanakan delapan fungsi keluarga tersebut, Muhammad Iqbal juga menyarankan agar orang tua cukup mempunyai dua anak saja yang selama ini selalu disosialisasikan oleh BKKBN .

"Dua anak cukup itu bukan moto sembarangan, karena berdasarkan penelitian, dengan dua anak, maka orang tua tidak kesulitan untuk membimbing anak-anaknyamenjadi pribadi bermanfaat dan berguna untuk masa yang aklan datang," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena mengatakan, Implementasi 8 fungsi keluarga tersebut juga bertujuan untuk menghindari pernikahan usia dini, pencegahan HIV/AIDS, menghindari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan lainnya.

Selain itu, implementasi 8 fungsi keluarga tersebut sebagai upaya melestarikan lingkungan merupakan langkah positif, yakni untuk hidup dinamis secara serasi, selaras, dan seimbang dengan alam. Karena itu, dibutuhkan pengelolaan yang baik untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

"Akan tetapi, untuk bisa mencapai itu, diperlukan upaya dan kerja sama semua pihak dalam menjalankan 8 fungsi keluarga di kehidupan sehari-hari. Saya mengajak masyarakat untuk memperhatikan pembangunan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, dengan menerapkan 8 Fungsi keluarga secara optimal," katanya. (*)

Penulis: Riki