Jumlah Korban Keracunan di Pasaman Bertambah, Kapolres: Kami akan Cari Tahu Penyebabnya

Belasan warga Pasaman yang diduga keracunan nasi bungkus saat Pesta Rakyat Pasaman dirawat di RSUD Lubuk Sikaping
Belasan warga Pasaman yang diduga keracunan nasi bungkus saat Pesta Rakyat Pasaman dirawat di RSUD Lubuk Sikaping (Man St Pambangun/KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF - Jumlah korban yang diduga mengalami keracunan makanan saat acara syukuran dan Pesta Rakyat Pasaman yang digelar Sabtu, 26 Maret 2016 siang, terus bertambah. 

Kapolres Pasaman , AKBP. Agoeng SW menyatakan jumlah korban dugaan keracunan makanan di acara syukuran kemenangan Bupati Yusuf Lubis di Pilgub 2015 lalu itu mencapai 20 Orang. 

baca juga: Andre Rosiade Apresiasi Kemenhub Kembangkan Kereta Api di Kota Padang

"Sudah 20 orang yang jadi korban. 12 diantaranya merupakan anak-anak, sedangkan sisanya orang dewasa," kata Agoeng SW kepada KLIKPOSITIF , Sabtu malam. 

Agoeng juga menuturkan bahwa jumlah korban kemungkinan besar akan bertambah, karena dari informasi di lapangan, masih ada korban lainnya yang dirawat di puskesmas yang ada di sejumlah kecamatan di Pasaman

baca juga: Tewaskan 5 Orang, Ini Dugaan Awal Penyebab Truk Seruduk Kendaraan di Lampu Merah

"Kita akan patroli malam ini untuk mendata jumlah korban-koban yang masih ada di sejumlah puskesmas dan pustu di setiap kecamatan," ujarnya.

Di samping melakukan pendataan, Agoeng juga menuturkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan keracunan tersebut. 

baca juga: Dua Orang Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap di Tanah Datar Saat Akan Transaksi

"Kami akan cari tahu penyebabnya. Saat ini kami belum bisa pastikan apakah benar para korban itu keracunan karena menyantap makanan yang dihidangkan panitia syukuran dan Pesta Rakyat Pasaman ," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, acara syukuran dan Pesta Rakyat Pasaman yang digelar Sabtu, 26 Maret 2016 siang mendadak heboh. Pasalnya, belasan anak-anak dan orang dewasa diduga keracunan akibat makan nasi bungkus yang disediakan pihak panitia acara.

baca juga: Australia dan Selandia Baru Rencana Kirim Penerbangan Untuk Membantu Tonga yang Dilanda Tsunami

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF di RSUD Lubuk Sikaping, sebanyak 11 orang korban keracunan di rawat inap dan empat orang lainnya, hingga kini masih di periksa di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Lubuk Sikaping, Pasaman .

Salah seorang korban mengaku bahwa ia pusing dan muntah-muntah setelah memakan nasi bungkus di acara syukuran dan Pesta Rakyat Pasaman . "Saya makan nasi bungkus pakai sambal cabe dan telur sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu saya pusing dan muntah-muntah. Kemudian orangtua saya membawa saya ke IGD RSUD Lubuk Sikaping," kata korban bernama Apin.

Penulis: Riki