Sumbar Peringkat 26 Rawan Pemilu di Indonesia

Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Moechgiyarto, Wagub Sumbar Nasrul Abit, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen, usai rapat koordinasi penguatan pengawasan netralitas ASN, TNI dan Polri, Rabu (27/3) di Aula Kantor Gubernur Sumbar
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Moechgiyarto, Wagub Sumbar Nasrul Abit, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen, usai rapat koordinasi penguatan pengawasan netralitas ASN, TNI dan Polri, Rabu (27/3) di Aula Kantor Gubernur Sumbar (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Berdasarkan data Markas Besar Polisi Republik Indonesia ( Mabes Polri ) per 20 Maret 2019, Sumatera Barat (Sumbar) berada pada peringkat 26 kerawanan Pemilu dari 34 provinsi di Indonesia. Bahkan enam bulan sebelumnya Sumbar sempat berada di posisi tiga setelah Papua Barat dan Jogjakarta.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar, Surya Efitrimen menyatakan dari peringkat itu dapat diartikan Sumbar berada pada posisi aman. Namun, pihaknya tetap mengingatkan stakeholder terkait tetap melakukan pengawasan, karena 21 hari menjelang pemunggutan suara berbagai dinamika politik dapat terjadi.

baca juga: Gubernur Minta Kesbangpol Ambil Langkah Strategis Sukseskan Pemilu 2024

"Ini tidak lepas dari peranan kita bersama stakholder terkait dalam memberikan rasa aman menjelang pemilu 2019 kepada masyarakat," ungkapnya, Kamis, 28 Maret 2019.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan lembaga yang dipimpinnya, Surya Efitrimen menyampaikan, Bawaslu Sumbar telah terbentuk pengawas hingga ke Tempat Pemunggutan Suara (TPS). Serta, melantik 16 ribu pengawas serentak dari 800 ribu pengawas di seluruh Indonesia.

baca juga: Ancam Mafia Bola, Ketum PSSI : Jangan Macam-macam Sekarang

"Kami juga telah melakukan kegiatan sosialisas bersama dengan stakholder terkait di tingkat provinsi dan kabupaten kota," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Moechgiyarto mengatakan terkait indeks kerawanan Pemilu, Polri telah memetakan wilayah-wilayah rawan. Begitupula dengan bentuk pengamanannya. Bahkan pemetaan dilakukan secara rinci, hingga ke TPS-TPS.

baca juga: Tingkatkan Keamanan, Disperindag Pasang CCTV di Empat Pasar di Kota Padang

Khusus untuk Sumbar, tingkat kerawanannya sudah mulai turun, dari sebelumnya berada pada tiga besar paling rawan, kini turun menjadi peringkat 26. Dengan turunnya tingkat kerawanan itu diharapkan, semua tetap waspada untuk menjaga pemilu tetap berjalan dengan aman dan damai.

“Mana TPS yang berpotensi konflik, mana yang rawan politik uang, semua sudah dipetakan. Pola pengamanan juga telah diatur, berapa di TPS rawan, berapa di TPS yang tidak rawan. Yakinlah, Polri sudah petakan itu. Tinggal lagi masyarakat ikut menyukseskan dengan datang ke TPS,” ulasnya. (*)

baca juga: DPR: Benahi Regulasi di Pintu Masuk Indonesia

Penulis: Joni Abdul Kasir