Gerakan 'Kembali ke Meja Makan', Upaya BKKBN Bangun Interaksi Keluarga di Era Industri 4.0

Launching gerakan Kembali ke Meja Makan di Gor Haji Agus Padang, Minggu, 31 Maret 2019
Launching gerakan Kembali ke Meja Makan di Gor Haji Agus Padang, Minggu, 31 Maret 2019 (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) meluncurkan gerakan 'Kembali ke Meja Makan' sebagai upaya membangun hubungan keluarga saat Indonesia menyonsong industri 4.0.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN M Yani mengatakan, bahwa setiap individu harus bersiap menyonsong industri 4.0 agar tidak tergilas oleh perkembangan teknologi diberbagai bidang.

baca juga: BKKBN: Percepatan Vaksinasi Covid-19 Melalui Keluarga

Diketahui, revolusi industri 4.0 adalah sebuah kondisi pada abad ke-21, ketika terjadi perubahan besar-besaran di berbagai bidang lewat perpaduan teknologi yang mengurangi sekat-sekat antara dunia fisik, digital, dan biologi. Revolusi ini ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang.

"Revolusi industri 4.0 ini pastinya memiliki dampak positif dan negatif. Nah, gerakan kembali ke meja makan ini bisa menjadi salah satu cara untuk meminimalisir dampak negatifnya," ungkap M Yani usai peresmian gerakan kembali ke meja makan, di Padang, Minggu, 31 Maret 2019. 

baca juga: Peringatan Harganas ke-28, BKKBN Sumbar Siap Wujudkan Keluarga Sehat Bebas Stunting

Menurutnya, sumber daya manusia yang berkualitas menjadi kunci bagi keberhasilan revolusi industri 4.0. Untuk itu, keluarga menjadi gerbong utama dalam menghasilkan SDM yang berkualitas.

Berbagai dampak dari industri 4.0 terhadap keluarga akan mempengaruhi pembangunan kualitas SDM. Misalnya, revolusi internet yang membawa tantangan tersendiri, baik di lingkungan keluarga maupun di luar.

baca juga: Wali Kota Riza Falepi Imbau Warga Sukseskan Pendataan Keluarga 2021

"Khususnya bagi media sosial, ini membuat interaksi sesama anggota keluarga jadi berkurang. Semuanya sibuk dengan android masing-masing. Tidak hanya itu, internet juga mempengaruhi pola asuh orangtua saat ini," jelasnya.

Laju revolusi industri 4.0 memiliki kontribusi pada pembentukan peranan dan relasi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, setiap keluarga mesti memiliki kemampuan untuk menjawab tantangan tersebut.

baca juga: Presiden: BKKBN Pegang Kendali dalam Pencegahan Stunting

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar H Syahruddin menyampaikan, gerakan kembali ke meja makan ini bertujuan agar kembali dibangun tradisi berkumpul bersama keluarga.

"Bukan dalam artian, makan bersama di meja makan. Bukan, tapi lebih pada tradisi lama, berkumpul bersama keluarga dan saling berinteraksi sesuai dengan perannya masing-masing, " jelasnya.

Gerakan kembali ke meja makan ini bertujuan, untuk mengajak seluruh masyarakat agar kembali menjadikan momen makan bersama sebagai wadah saling berinteraksi dan mempererat kasih sayang semua anggota keluarga.

Peresmian gerakan kembali ke meja makan ini juga bersamaan dengan kegiatan Gowes Nusantara 2019, yang dihadiri oleh Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, dan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir