Wujudkan Nagari Digital Berbasis Aplikasi, Politeknik Negeri Padang Teken Kerjasama dengan Delapan Nagari Binaan

Direktur PNP, Surfa Yondri  (tiga dari kiri) meneken notabkesepakatan dengan Wali Nagari tentan Nagari Digital di Ruang Pertemuan  PNP,  Jumat 5 April 2019
Direktur PNP, Surfa Yondri (tiga dari kiri) meneken notabkesepakatan dengan Wali Nagari tentan Nagari Digital di Ruang Pertemuan PNP, Jumat 5 April 2019 (Riki S)

PADANG, KLIKPOSITIF - Politeknik Negeri Padang ( PNP ) melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan delapan nagari binaan yang berada di Kabupaten Solok Selatan, Padang Pariaman dan Sijunjung, Jumat, 5 April 2019.

Penandatangan nota kesepakatan tentang Nagari Digital itu, diteken oleh Direktur PNP , Surfa Yondri. Sedangkan dari Nagari , diteken Walinagari dari masing-masing Nagari dari tiga kabupaten di Provinsi Sumatera Barat tersebut.

baca juga: Diluncurkan Kemendes, Pessel Kini Miliki Tiga Kampus Nagari

Dalam penandatanganan perjanjian itu, turut hadir Kepala Dinas Kominfo Solok Selatan, Syamsurizal, Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman, Zairman, Kepala Pusat penelitian dan pengabdian masyarakat (P3M) PNP , Yuhefizar, dan sejumlah Dosen PNP .

Kepala P3M PNP , Yuhefizar mengatakan bahwa delapan nagari itu terdiri dari lima Nagari di Padang Pariaman, dengan rinnciannya, yaitu Nagari VII Koto Sungai Sariak, Nagari Enam Lingkung, Nagari Lubuk Alung, Nagari Batang Gasan dan Nagari V Koto Kampuang Dalam.

baca juga: Mahasiswa Baru PNP Ikuti PPKMB Secara Daring

Kemudian untuk di Kabupaten Solok Selatan, terdapat dua Nagari , yakni Nagari Sungai Batang Hari dan Nagari Koto Parik Gadang di Ateh. Kemudian di Kabupaten Sijunjung, adalah Nagari Sumpur Kudua.

"Sebenarnya beberapa nagari di Kabupaten Agam juga akan ikut menandatangani MoA hari ini, namun diundur dan akan dilakukan dalam waktu dekat ini," kata Yuhefizar disela-sela MoA yang digelar di ruang Pertemuan PNP .

baca juga: Mendes Sebut Nagari Sungai Pinang di Pessel Pantas Jadi Percontohan, Ini Alasannya

Perjanjian kerjasam antara PNP dengan delapan nagari itu muncul, kata Yuhefizar melanjutkan, karena PNP ingin berperan atau berkontribusi di tengah masyarakat, karena itu merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.

"Ke depan, kerjasama ini akan terus berkembang, karena masih ada beberapa nagari yang akan melakukan kerjasama dengan PNP , dan saat ini masih dalam konsolidasi. Ini tantangan bagi P3M ke depan," ujarnya.

baca juga: Mendes Inginkan Sektor Ekonomi dan SDM di Pessel Tumbuh Baik Melalui Dana Desa

Yuhefizar kemudian menjelaskan bentuk kesepakatan tentang Nagari Digital. Pertama, katanya, PNP akan membuatkan website resmi untuk masing-masing Nagari . Kedua, dalam website tersebut, nantinya akan tersedia informasi nagari .

Informasi nagari itu, merupakan pelayanan berbasis aplikasi yang dapat melayani masyarakat yang ada di masing-masing nagari tersebut bebernya. "Misalnya, kalau masyarakat mengurus Surat Keterangan, bisa melalui layanan informasi nagari tersebut," tuturnya.

Kemudian yang ketiga, katanya melanjutkan, pada website itu juga ada Rumah Dagang Online Nagari . Di mana, melalui website tersebut, masyarakat bisa melakukan pemasaran produk UMKM Nagari melalui online.

"Jadi inilah yang disebut dengan Nagari Digital," beber Yuhefizar. Sebelumnya, PNP juga telah bekerjasama dengan beberapa nagari dan kelurahan di Sumatera Barat. Di antaranya, dengan Kampung Cyber di Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Kemudian dengan Nagari Lubuk Jantan, Kabupaten Tanah Datar, dan Nagari Koto Tuo, di Kabupaten Limapuluh Kota. "Kerjasama tersebut, juga bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi PNP ," imbuh Yuhefizar.

Sementara itu, Walinagari Lubuk Alung, Hilman, menuturkan bahwa dirinya bersyukur karena nagari yang ia pimpin, bisa menjadi bagian dari nagari binaan PNP .

"Kalau bisa semua nagari bisa menjadi binaan dari PNP . Dengan adanya sumber daya di PNP , saya yakin kerjasama ini saling menguntungkan. Dan kami juga siap menerima mahasiswa PNP yang ingin praktek di tempat kami," katanya.

Direktur PNP Surfa Yondri, menyebut bahwa MoA ini merupakan tindaklanjut dari MoU sebeumnya. Ke depan, PNP tidak hanya bekerjasama dalam hal Nagari Digital, tapi melalui jurusan dan prodi lainnya, PNP akan bersinergi dalam dharma bhakti ke nagari .

"Informasi dari beberapa Sekda di Sumatera Barat, disebutkan bahwa dana nagari atau dana desa banyak digunakan untuk insfrastruktur. PNP siap melakukan perencanaan terkait insfrastruktur tersebut, karena PNP juga ada teknik sipil," katanya.

Kepada para dosen PNP , ia pun menyarankan agar mahasiswa dari nagari dikembalikan ke nagari asalnya, dan meminta mahasiswa tersebut melihat potensi apa yang ada di nagarinya untuk dilaporkan, supaya bisa jadi bahan diskusi dan dapat ditindaklanjuti sebagai tugas akhir mahasiswa.

"Pada akhirnya, potensi tersebut bisa menjadi produk yang dapat ditindaklanjuti oleh nagari . Jadi, tidak hanya Nagari digital saja. Banyak bentuk dari tridharma perguruan tinggi yang bisa disinergikan dengan nagari ," pungkasnya.(*)

Penulis: Riki Suardi