Riza Falepi Beberkan Alasan Kenapa Payakumbuh Berhak Manyabet Peringkat Pertama PPD Nasional

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi.
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi  mengungkapkan, daerah yang dipimpinnya itu berhak menyabet peringkat pertama Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Nasional. Capaian kerja Kota Payakumbuh yang melampaui target nasional dan Provinsi Sumbar dinilainya sebagai salah satu modal utama.

Kota Payakumbuh memang baru didatangi oleh tim penilai PPD Nasional tahap V yang diutus oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. Tim penilai yang terdiri dari perwakilan Bappenas dan tim independent itu berada di Kota Randang selama dua hari, dari Kamis (4/4) sampai Jumat (5/4).

baca juga: Angka Positif COVID-19 di Payakumbuh Terus Naik, Dalam Dua Hari Bertambah 10 Kasus

"Walaupun kota kecil dengan luas 80 Km persegi tapi corak dan inovasi masyarakatnya sangat bagus. Bahkan membantu pemerintah dalam mencapai target kinerja selama ini," kata Riza mempromosikan kondisi daerahnya kepada tim penilai PPD, Jumat (5/4).

Dikatakan Riza, capaian pembangunan, kualitas dokumen perencanaan, hingga inovasi pemerintah bersama masyarakat bisa dilihat oleh tim penilai, bagaimana realisasinya juga bisa dilihat langsung di lapangan.

baca juga: Ikut Panen Cabai, Wawako Payakumbuh Ajak Generasi Muda untuk Tidak Gengsi Jadi Petani

Untuk laju pertumbuhan ekonomi Payakumbuh disebut Riza meningkat menjadi 6,14 persen di tahun 2018. Kemudian Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat jadi 46.73 persen, pengangguran turun ke angka 3.78 persen dan kemiskinan pada angka 5.57 persen.

"Mulai dari laju pertumbuhan ekonomi, PDRB, angka kemiskinan, dan pengangguran di Payakumbuh jauh lebih baik dari standar yang ditetapkan oleh Pemprov dan Nasional," jelasnya.

baca juga: Ribuan Keluarga di Payakumbuh Terima Bansos Beras PKH

Lebih lanjut, Riza menerangkan, Pemko Payakumbuh menonjolkan Gardu Emas Mak Randang. Inovasi ini menargetkan geliat ekonomi masyarakat melalui peran UMKM dan Koperasi dalam pengelolaan Randang. Agenda ini ditonjolkan untuk mendongkrak program re-branding Pemko Payakumbuh menjadi Kota Randang, Payakumbuh City of Randang.

"Inovasi kami lebih terfokus kepada penguatan ekonomi masyarakat. Tidak hanya pembangunan secara fisik, tapi secara ekonomi kemasyarakatan. Ini bisa jadi pertimbangan bagi tim penilai Bappenas RI," pungkasnya.

baca juga: Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas II B Payakumbuh Belum Masuk DPS Pilkada

Sementara itu, Koordinator tim penilai PPD Bappenas RI, Suprayoga Hadi mengatakan, pihaknya fokus melakukan penilaian terhadap empat indikator , yaitu dokumen perencanaan pembangunan, inovasi pemerintah, pertanggung jawaban dan hasil pembangunan.

"Selama dua hari kami di sini (Payakumbuh), empat indikator itu yang menjadi fokus kami," jelasnya. (*)

Penulis: Taufik Hidayat