KPU Kabupaten Solok Distribusikan Logistik Pemilu Mulai H-5

proses penyiapan logistik pemilu kabupaten Solok beberapa waktu lalu.
proses penyiapan logistik pemilu kabupaten Solok beberapa waktu lalu. (ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF -KPU Kabupaten Solok menjadwalkan pendistribusian logistik pemilu 2019 sejak H-5 jelang pelaksanaan pemilu. Distribusi logistik bakal dilakukan dari KPU ke masing-masing Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK).

"Kita masih mempersiapkan seluruh logistik kebutuhan pemilu untuk masing-masing TPS di kabupaten Solok," kata Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir. Gadis, Sabtu (6/4) di Kotobaru.

baca juga: Minus Iriadi - Agus, KPU Tetapkan Tiga Paslon di Pilkada Solok 2020

Pihaknya akan terlebih dahulu memprioritaskan distribusi logistik bagi daerah sulit dijangkau seperti tigo lurah dan Hiliran Gumanti kemudian, menyusul daerah jauh seperti Pantai Cermin, Lembah Gumanti dan X Koto Diateh baru daerah terdekat.

Salah satu yang menjadi perhatian KPU dalam distribusi logistik pemilu adalah faktor cuaca, Namun KPU juga akan mengantisipasi untuk mencegah terjadinya kerusakan terhadap logistik pemilu yang mayoritas berbahan kertas.

baca juga: Mobilisasi Penduduk Picu Penurunan Daftar Pemilih di Pilkada Solok 2020

"Sehari sebelum hari pelaksanaan pemungutan suara, logistik sudah harus berada di lokasi masing-masing TPS," ujar Gadis.

Namun hingga saat ini, sejumlah logistik pemilu kabupaten Solok masih kurang. Terutama kekurangan surat suara dan pengganti surat suara rusak beserta sampul surat suara.

baca juga: Pilkada Solok, KPU Buka Pendaftaran Calon 4-6 September 2020

Pihak KPU juga belum bisa memastikan kapan kekurangan logistik akan datang. Akan tetapi diperkirakan jelang pelaksanaan Pemilu kekurangan logistik sudah bisa dilengkapi.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok menemukan lebih kurang 2.115 lembar surat suara rusak untuk pemilihan umum serentak 17 April 2019 mendatang.

baca juga: Pilkada Kabupaten Solok, Hendra Saputra-Mahyuzil Tunggu Hasil Verifikasi Masa Perbaikan

"Total ada kekurangan sekitar 11 ribu lebih untuk pengganti surat suara rusak dan penambah surat suara yang kurang sebelumnya, penambahannya sudah diajukan sebelumnya," ungkap Komisioner divisi teknis, Defil.

Syafriadi

Penulis: Ramadhani