Penyangga Jembatan Darurat Kayu Tanam Hanyut, Kadis PU : Masih Aman Dilalui

Penyangga jembatan darurat Kayu Tanam hanyut
Penyangga jembatan darurat Kayu Tanam hanyut (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Hujas deras dikawasan Kayu Tanam mengakibatkan penyangga jembatan darurat di daerah itu hanyut. Diketahui penyangga jembatan hanyut sekitar pukul 16.00 WIB tadi.

Hanyutnya penyangga membuat pengendara khawatir memenpuh jembatan, sehingga mereka sangat berhati - hati dan pelan. Hal itu menimbulkan kemacetan panjang dilokasi.

baca juga: Biaya Pembangunan Tahap 6 Stadion Utama Sumbar Rp105 Miliar, Kadis PU: Harus Selesai Akhir Juli Ini

Kepala Dinas PU Sumbar Fathol Bari menegaskan, walaupun penyangga hanyut, jembatan darurat masih aman untuk dilalui sesuai kapasitas beban yang diizinkan.

"Ngak ngaruh, sesuai dengan bebas yang diizinkan sebelumnya," ujarnya kepada KLIKPOSITIF , 6 April 2019.

baca juga: Dinas PUPR Kota Payakumbuh Siapkan Batang Agam Sebagai Pusat Ekonomi Baru

Namun, Fathol menghimbau agar pengedara tetap berhati - hati dan waspada saat melakukan perjalanan pada cuaca atau dalam kondisi hujan berbagai kemungkinan bahaya bisa saja terjadi.

"Tetap waspada, apalagi di musim hujan," pintanya.

baca juga: Kadis PUPR: Rencana Tata Ruang dan Wilayah Payakumbuh Sangat Detail

Sementara, Dewi Adriani pengedara yang akan melewati jembatan darurat menyampaikan, akibat penyangga hanyut dan hujan lebat kendaraan merangkak dan terjadi kemacetan.

" Kayu Tanam macet karna hujan yg begitu lebat, penyangga jembatan darurat hanyut jadi kendaraan yang lewat merangkak. Kalau tidak mau kena macet silahkan mencari jalan alternatif," ujarnya.

baca juga: Kesadaran Warga Payakumbuh Dalam Menaati Aturan Tata Ruang Perlu Ditingkatkan

Untuk diketahui, jembatan tersebut hanya bisa dilewati oleh kendaraan yang memiliki beban dibawan 15 ton. Untuk kendaraan berbobot diatas 15 ton disarankan untuk melewati jalur alternatif Solok-Padang via Sitinjau Laut atau Bukittinggi-Padang via Malalak.(*)

Penulis: Joni Abdul Kasir