Kepala Daerah Tak Ajukan Cuti Saat Kampanye, Ini Komentar Bawaslu Sumbar

Komisioner Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Sumbar Nurhaida Yetti
Komisioner Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Sumbar Nurhaida Yetti (KLIKPOSITIF/Rehasa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Bawaslu Sumbar berjanji akan menelusuri informasi dari Pemprov Sumbar , yang menyatakan adanya tiga dari 12 kepala daerah di Sumbar yang ikut Kampanye Jokowi di Padang, tanpa mengajukan cuti.

"Itu informasi awal yang kami tampung. Secepatnya kami akan melakukan penelusuran," ujar Komisioner Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Sumbar Nurhaida Yetti pada KLIKPOSITIF di Pariaman, Kamis 11 April 2019.

baca juga: Alwis Ajak Masyarakat Sukseskan MTQ Nasional di Sumbar

Meski menyebut ada nama tiga kepala daerah yang tak memiliki izin cuti saat mengikuti kampanye 'Jempolan Indonesia Maju' tersebut, Nurhaida Yetti tidak menjelaskan secara rinci siapa saja nama-nama kepala daerah yang dimaksud.

"Tiga orang itu menurut pemerintah provinsi, kami lagi menelusuri ke situ," jelasnya.

baca juga: Gubernur Sumbar: Seleksi MTQ Nasional Sudah Sesuai Aturan

Ketika ditanya jika tiga kepala daerah tersebut terbukti bersalah, Nurhaida juga tidak menyebut sanksi apa yang akan diberikan kepada tiga kepala daerah itu.

"Untuk sanksi, ya sesuai dengan peraturan yang berlaku," tutupnya.

baca juga: Awasi 100 Kampanye Tatap Muka Bawaslu Solsel Ingatkan Paslon Patuhi Protokol Kesehatan

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar , Jasman mengatakan, siapapun kepala daerah yang mengajukan izin langsung disetujui Gubernur Sumbar .

Gubernur, katanya, tidak menghalang-halangi kepala daerah yang ingin cuti kampanye , karena itu hak politik mereka.

baca juga: Peduli Usaha Mikro di Tengah Pandemi, Bank Nagari Berikan Pinjaman Tanpa Agunan

"Yang kita tahu yang mengajukan izin itu cuma sembilan orang," kata Jasman ketika dihubungi KLIKPOSITIF .

[Rehasa]

Penulis: Iwan R