Pemkab Pessel Targetkan Pengembangan KEK Mandeh Dimulai Tahun Ini

Kawasan Mandeh
Kawasan Mandeh (KLIKPOSITIF)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barar menargetkan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukik Ameh di Mandeh terealisasi tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata Pesisir Selatan, Hadi Susilo mengatakan, saat ini pihaknya bersama pengembang telah menyiapkan seluruh dokumen untuk diusulkan ke Dewan KEK di Kemenko Perekonomian.

baca juga: Hari Ini Pasien Sembuh COVID-19 di Pessel Bertambah 9 Orang, Positif Baru 5 Orang

"Ini nanti ditetapkan melalui PP. Usulan penerbitan PP itu nanti kita ajukan ke pusat melalui gubernur," sebut Hadi Susilo kepada KLIKPOSITIF .

Ia menjelaskan, pengembangan KEK Bukit Ameh di Mandeh akan dilakukan dengan pihak ketiga yakni, PT Dempo Grup dan telah menjalin MoU dengan Pemda.

baca juga: Pencarian Satu Korban Hanyut di Airpura Pessel Hingga Hari Ketiga Belum Membuahkan Hasil

"Dan kita sudah ada MoU. Intinya masing-masing pihak melengkapi dokumen," jelasnya.

Menutut, Hadi Susilo, selain penyiapan dokumen pengusulan, progres pengembangan pun telah sampai pada proses pembebasan lahan seluas 400 Hektare dan itu dilakukan oleh pihak pengembang atau pihak ketiga.

baca juga: Paslon 01 Pilkada Pessel Singgung Soal Wisata Halal, Paslon Urut 03 Sebut Hal Ini

"Kita hanya memfasilitasi saja. Kami sudah beberapa kali rapat dengan ninik mamak dan masyarakat pemilik lahan, dan Pemprov sangat mendukung," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan upaya mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandeh telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Bahkan, persiapan lainnya langsung diselesaikan oleh kementerian.

baca juga: 3 Jam Debat Kandidat Putaran Kedua, Ini Hasilnya

"Khusus mengenai Amdal KEK Mandeh akan dituntaskan pejabat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Dan khusus mengenai rencana induk pedoman pembangunan dan pengembangan tempat akan dituntaskan oleh Kementerian Pariwisata," sebut Hendrajoni kepada KLIKPOSITIF .

Dia menjelaskan, setelah semua tahapan persiapan sudah diselesaikan, maka akan dilaporkan ke Presiden. Jika semua persiapan sudah dianggap cukup maka pengembangan KEK akan bisa dilaksanakan.

"Mudah-mudahan dengan adanya campur tangan pejabat pusat KEK Mandeh segera terwujud. Dan kita sejauh ini sangat mendorong agar KEK Mandeh bisa terwujud," ujarnya.

Menurutnya, dalam mendorong percepatan KEK saat ini Pemkab Pessel melakukan gerak cepat, diantaranya dengan menyiapkan pembebasan lahan sekitar 420 hektar untuk KEK. Sebab, pengembangan KEK telah ditentukan dengan lahan yang luas.

"Pemerintah kabupaten tidak hanya menjadi penonton. Namun akan berupaya maksimal mewujudkan pembebasan tanah di lokasi," katanya.

Hendrajoni mengatakan, sesuai dengan persiapan yang dilalui saat ini, pihaknya akan terus mempromosikan kawasan KEK ke investor. Sebab, kemungkinan setelah semua persiapan siap dan matang akan dikelolah investor.

"Harapan kita, ketika semuanya selesai langsung ada pihak ketiga yang akan mengelolanya. Karena kita ini pengembangan KEK Mandeh harus jadi,"pungkasnya.

(Kiki Julnasri)

Penulis: Rezka Delpiera