Bupati Pessel Pastikan 2.500 Rumah Keluarga Kurang Mampu Segera dapat Pemasangan Listrik Gratis

(KLIKPOSITIF/ Kiki Julnasri)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni memastikan 2.500 rumah keluarga kurang mampu akan segera mendapat pemasangan listrik gratis tahun ini.

Bupati Hendrajoni menyebutkan, program tersebut sudah dialokasi melalui APBD kabupaten, dan saat ini tinggal pelaksanaannya dan memastikan penerima bantuan benar-benar keluarga kurang mampu.

baca juga: Terkait Pembangunan RSUD, Bupati Pessel: Kalau Saya Lanjutkan, Saya akan Menjadi Tersangka

"Pemasangan listrik gratis ini akan segera memasuki 2.500 rumah warga kurang mampu. Dan saya harap program ini benar-benar bisa tersalur dengan baik untuk penerangan," sebut Hendrajoni disela-sela kunjungan di Pasar Balai Kambang, Sabtu 13 April 2019.

Ia menjelaskan, program pemasangan listrik gratis untuk daerah tersebut tidak hanya ditahun ini. Pada tahun 2020 akan direalisasikan kembali jika masih banyak rumah warga yang belum terpasang listrik.

baca juga: Melirik Bisnis Kuliner Randang Ega di Pessel

"Kita lihat nanti, jika masih kurang akan kita tambah pada anggaran perubahan tahun ini atau di 2020 nanti," ujarnya.

Menurutnya, bagi masyarakat yang masuk dalam kategori tersebut untuk segera melapor ke wali nagari dan selanjutnya akan dikumpulkan di kecamatan. Sebab, semua data harus dipastikan valid dan tepat sasaran.

baca juga: Begini Suasana Musim Durian di Ganting Kubang Pessel

"Data tersebut akan kami gunakan untuk memastikan kegiatan ini, jadi kami harap masyarakat harus aktif juga. Biar kami mendapat data yang valid," terangnya.

Selain listrik gratis, tahun ini pemerintah kabupaten setempat juga telah menggratiskan seragam sekolah, sepatu, tas dan buku bagi pelajar saat masuk tahun ajaran baru.

baca juga: Dua Kasus Positif di Pessel Hari Ini, Anak dan Sopir dari Perantau Asal Kambang

"Jadi bagi masyarakat yang anaknya masuk sekolah dasar, sekolah menengah pertama tidak perlu pusing memikirkan biaya karena kami dari kabupaten berupaya meringankannya," katanya lagi.

Ia berharap, dengan adanya program tersebut, meringankan biaya masuk sekolah dan pemasangan listrik tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan di daerah setempat.

"Semua harus sekolah dan harus belajar karena di rumah-rumah warga semuanya sudah dialiri listrik," ungkapnya. (Kiki Julnasri)

Penulis: Eko Fajri