Juru Bicara BPN Pertanyakan 13 Juta Pemilih Gila, Ini Jawaban Telak KPU

Seorang pemilih dengan Masalah Kejiwaan melakukan pencoblosan di Padang.
Seorang pemilih dengan Masalah Kejiwaan melakukan pencoblosan di Padang. (KLIKPOSITIF/Agoes Embun)

KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo - Sandiaga, Ustaz Haikal Hassan menyebut ada 13 juta 'orang gila' yang mencoblos di Pemilu 2019 . Dia lantas mempertanyakan bukti-bukti pencoblosan dari 13 juta 'orang gila' tersebut.

"Katanya org gila nyoblos ada 13 juta. Trus ada video nya? Ada catatannya? Ada formulir C1 nya? Masa gak ada yg rekam? Mana 13 juta itu? Allah saja tak memberi kewajiban apa2 thd orang gila... anda malah waijibkan ikut nyoblos. Yg gila siapa ya? Mudah2an yg curang menjadi gila...," cuit Haikal Hassan di laman twitter seperti dikutip Suara.com, jaringan KLIKPOSITIF , Kamis (25/4).

baca juga: KPU Solsel Evaluasi Pilkada Serentak 2020, Muncul Usulan ASN Tak Ikut Memilih

Cuitan Haikal Hassan tersebut lantas ditanggapi langsung oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) RI, Pramono Ubaid Tanthowi. Pramono melalui akun Twitternya @PramonoUtan. Pramono mengatakan, tidak ada pemilih 'gila'.

Menurutnya, yang benar berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni pemilih dengan gangguan kejiwaan atau gangguan ingatan.

baca juga: Pj Gubernur Sumbar Pastikan Tol Padang - Pekanbaru Tetap Jalan

"Mohon maaf, pak @haikal_hassan. Pemilih "gila" itu hoax. Yg benar, sesuai Putusan MK 135/2015 adalah pemilih dg "gangguan jiwa/ingatan". Gila hanya salah satu jenisnya. Lagipula angkanya juga hoax. Dulu 14 juta. Sekarang didiskon jadi 13 juta. Yg benar hanya 54.295. Demikian," tulis @PramonoUtan menanggapi cuitan @haikal_hassan.

Lebih lanjut, Pramono juga mengunggah diagram grafis dari KPU terkait jumlah pemilih disabilitas. Dari diagram grafis yang diunggah diketahui jumlah pemilih penyandang disabilitas di daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 sebanyak 363.200 atau 0,191% dari DPT.

baca juga: KPU Tanah Datar Serahkan Ratusan Thermogun ke Pemkab Usai Pilkada

Adapun sebanyak 54.295 orang atau 0,029% pemilih adalah pemilih penyandang disabilitas grahita dan mental. Data tersebut menipis kabar bohong atau hoaks yang menyebut pemilih penyandang disabilitas grahita dan mental mencapai 14 juta orang. (*)

sumber: Suara.com

baca juga: DPR Minta Pemerintah Segera Selesaikan Pembayaran Uang Purna Bakti ke Anggota KPU 2012-2017

Penulis: Agusmanto