Tim Petugas Haji Daerah Dilarang Pulang Lebih Cepat

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

KLIKPOSITIF -- Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat menyampaikan Kementerian Agama melarang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang akan mengajukan tanazul awal pada pelaksanaan musim haji 1440H/2019M yang akan datang. 

Pernyataan ini disampaikan Arsyad saat memberikan pembekalan kepada 165 petugas PPIH Daker Makkah 2019, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. 

baca juga: Tiga Isu Strategis Untuk Penguatan Zakat Wakaf

"TPHD itu ketika diberangkatkan sudah tandatangan surat pernyataan bahwa mereka akan mengikuti peraturan.  Termasuk pulang sesuai jadwal yang ditentukan. Sehingga mereka tak boleh mengajukan tanazul awal atau pulang lebih cepat," jelas Arsyad, Minggu (28/04). 

Ia menambahkan, Kementerian Agama tidak akan memberikan toleransi bila ada personel TPHD yang mengajukan tanazul awal. "Tak ada toleransi ya. Dan kami sudah berkomitmen tak akan beri izin tanazul," tegas Arsyad. 

baca juga: Kemenag Terbitkan SE Saat Perayaan Natal 2021, Ini Isinya

Menurut Arsyad, ketentuan tersebut ada dalam Keputusan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Nomor 117 tahun 2019. Dalam lampiran Kepdirjen tersebut terdapat surat pernyataan yang harus ditandatangani TPHD. Salah satunya tercantum kesediaan TPHD untuk membantu melayani jemaah haji dalam kloter. 

"Karena TPHD kan hampir punya fungsi sama dengan TPHI, TPIHI.  Jadi membantu jemaah-jemaah di kloter. Karena mereka mewakili petugas daerah, supaya ibadah haji berjalan lancar," ujar Arsyad. 

baca juga: Komisi VIII Minta Kemenag Revisi Besaran Biaya Umrah

Penulis: Iwan R