Kunker ke Kuansing, DPRD Pasaman Bahas Fungsi Pengawasan

Anggota DPRD Pasaman foto bersama
Anggota DPRD Pasaman foto bersama (Ist)

PASAMAN , KLIKPOSITIF - DPRD Kabupaten Pasaman melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing) Provinsi Riau pada 2 - 4 Mei 2019.

Rombongan anggota DPRD Pasaman didampingi Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Ria Kudu, SH disambut oleh Kabag Persidangan dan Peraturan Perundang - undangan DPRD Kabupaten Kuansing Almahdi.

baca juga: Semen Padang Salurkan Bantuan CSR SIG untuk Petani di Pasaman dan Pasbar

Kunker ini membahas Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 62 Tahun 2017 tentang Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah Serta Pelaksanaan Dan Pertanggungjawaban Dana Operasional.

Salah seorang anggota DPRD Pasaman , Syofyan mengatakan Kunker itu membahas bagaimana pengawasan DPRD Kabupaten Kuansing terhadap penggunaan anggaran daerah Kuansing oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuansing.

baca juga: Irwan Prayitno: Jadikan Masjid Rumah Kedua

Kemudian faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pengawasan DPRD Kabupaten Kuansing terhadap penggunaan anggaran daerah Kuansing oleh Pemerintah Daerah Kuansing dan bagaimana solusinya.

Pada saat bersamaan Kabag Persidangan dan Peraturan Perundang - undangan Sekretariat DPRD Kabupaten Kuansing Almahdi, SH., MH mengatakan walaupun tatatertib DPRD telah secara gamblang mengatur mekanisme pengawasan, namun seringkali masuk pada aspek yang sangat teknis.

baca juga: Daliyus K Sebut Banyak Destinasi Wisata di Pasbar Belum Terkelola dengan Baik

"Misalnya, DPRD melakukan pengawasan terhadap pembangunan gedung atau fasilitas infrastruktur lain. Pengawasan seperti ini sering menimbulkan hubungan yang kurang harmonis dengan Pemerintah Daerah," katanya.

Menurutnya, pengawasan DPRD merupakan pengawasan politik yang tentunya mewakili komunitas yang ada di dalam masyarakat, karena DPRD merupakan representatif dari masyarakat. Dalam fungsi pengawasan, DPRD dapat memainkan peranan sebagai public services.

baca juga: Miris Taman Wisata Equator Bonjol Tidak Terurus, DPRD: Apa Kita Tidak Malu?

[Man St Pambangun]

Penulis: Khadijah