Harga Bawang Putih "Selangit", Pemkab Pessel Siap Operasi Pasar

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan melakukan operasi pasar untuk mengintervensi harga bawang putih yang melambung naik belakang ini.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Pessel , Hendro Kurniawan mengatakan, salah satu operasi pasar yang akan dilakukan adalah dengan menggelar pasar murah, dan melibatkan Dinas Peternakan serta Dinas Pangan.

baca juga: Pemerintah Lanjutkan Program PEN di 2022, Anggarannya Rp 414 Triliun

"Sesuai dengan instruksi bupati, kenaikan harga ini harus dikeroyok bersama-bersama. Yaitunya, kita berjalan bertiga bersama Dinas Perternakan dan Dinas Pangan," sebut Hendro Kurniawan kepada KLIKPOSITIF .

Hendro Kurniawan menyebut, kenaikan harga bawang putih di daerah itu cukup signifikan, bahkan pasarannya mencapai harga Rp130 perkilogram. Selain melambung naik pihaknya sulit untuk menekan harga karena stok terbatas akibat impor dari luar negeri.

baca juga: Andre Rosiade Bantu Sopir Angkot yang Tangannya Patah dan Anaknya Sakit

Dari data yang dirilis Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Pessel , kenaikkan harga komoditas bawang putih ini terjadi semenjak akhir Maret 2019 dengan harga Rp.20 ribu perkilogram menjadi Rp.28 ribu perkilogram.

Tidak hanya sampai di sana, pada Awal April kembali naik dari harga Rp.28 ribu naik mencapai Rp32 ribu perkilogram, dan pada akhir April naik menjadi Rp50 ribu sampai Rp60 ribu perkilogram, dan angka itu terus bertahan pada harga Rp60 ribu perkilogram, hingga dikatakan melambung ke harga Rp130 ribu perkilogram.

baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp4.000 per Gram

"Karena ini barang impor, dan harganya hampir sama di seluruh daerah. Kalau barang-barang yang lain relatif stabil, walaupun naik tapi hanya sedikit," ujarnya.

Lanjutnya, dengan adanya operasi pasar nanti pihaknya berharap, kenaikan harga bawang putih yang dikeluhkan masyarakat bisa teratasi. Terutama untuk para pedangan makanan dan juga masyarakat yang membutukan bawang putih saat membuat penganan lebaran.

baca juga: Pasar Saham AS Terus Terpuruk Akbiat Varian Baru Covid-19

"Harapan pertama tentu kepada pedangang, jangan melakukan penimbunan barang. Kemudian jangan menaikkan harga seenaknya. Mudahan dengan operasi pasar nanti ini bisa kita atasi,"tutupnya. (Kiki Julnasri)

Penulis: Eko Fajri