Kembangkan Pariwisata, Dispar Sumbar Bantu 40 Persen Pembangunan Fisik Destinasi di Daerah 

Kawasan pariwisata Mandeh, Pesisir Selatan
Kawasan pariwisata Mandeh, Pesisir Selatan (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) komit melakukan pengembangan objek-objek pariwisata di daerah (kabupaten dan kota). Salah satu bentuk komitmen provinsi dengan memberikan bantuan keuangan untuk bangunan fisik di destinasi wisata daerah.

"Ada skema bantuan keuangan khusus sebesar 40 persen yang kita peruntukan untuk pembangunan pariwisata daerah. Sementara 60 persennya dari anggaran kabupaten dan kota," ujar Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian, Senin, 20 Mei 2019.

baca juga: Pariwisata Aman COVID-19, Karyawan Hotel di Sumbar Tes Swab

Dijelaskannya, hampir setiap kabupaten dan kota di Sumbar telah mendapatkan bantuan tersebut. Bahkan tahun ini ada sekitar 10 daerah yang dibantu.

Beberapa objek wisata yang telah dibangun seperti pembangunan Sejuta Jenjang di lereng Gunung Singgalang, Kabupaten Agam dan Puncak Cemara di Sawahlunto.

baca juga: Geliat Pariwisata Sumbar, Wisman Sudah Bisa Berselancar di Mentawai

Dijelaskannya, syaratnya kabupaten kota harus memiliki Detail Engineering Design (DED) pengembangan pariwisata, lahan, dokumen lingkungan dan bukti memasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni mereka.

"Dulu ada beberapa daerah yang melakukan pengajuan itu, diantarnya, Agam, Mentawai dan Sawahlunto. Hampir tiap tahun kami bantu dan setidaknya 10 daerah sudah kami bantu," terangnya.

baca juga: Sumbar Berlakukan Kenormalan Baru, Pengamat: Pelaku Pariwisata Harus Berinovasi

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyampaikan, 19 kabupaten dan kota di Sumbar telah sepakat untuk memprioritaskan pengembangan pariwisata dan sudah ada kesepakatan dengan provinsi.

"Daerah yang sudah ada konsep pengembangan kita bantu dengan skema bantuan khusus, ini langkah kita agar pariwisata berkembang," ujar Wagub yang juga ketua tim pengembang pariwisata Sumbar. (*) 

baca juga: Yuk Intip Paket Wisata Bebas Corona di Sumbar!

Penulis: Joni Abdul Kasir