Rombongan Aksi Bela Kedaulatan Rakyat dari Sumbar sudah di Jakarta

Rombongan peserta aksi bela kedaulatan rakyat dari Sumbar berangkat ke Jakarta
Rombongan peserta aksi bela kedaulatan rakyat dari Sumbar berangkat ke Jakarta (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Gelar aksi bela kedaulatan rakyat pada 22 Mei yang rencananya akan digelar seiring Pengumuman hasil rekapitulasi KPU di Jakarta mulai didatangi sejumlah pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo-Sandi.

Sejumlah simpatisan dan pendukung datang dari beberapa daerah dengan menggunakan beragam kendaraan. Seperti halnya pendukung asal Sumbar dipimpin H. Irfianda Abidin, Datuak Pangulu Basa telah tiba di Ibukota.

baca juga: Singgung Hasil Pilpres, Sandiaga Uno Minta Pendukung Move On

Ketua Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM) itu mengatakan, ada ribuan relawan dan Satuan Tugas (Satgas) yang berangkat ke Jakarta sejak Sabtu (18/5). Ribuan relawan itu akan mengikuti aksi bela kedaulatan rakyat pada 22 Mei nanti.

"Mungkin jumlahnya ribuan, mencapai tiga ribuan lah. Hari ini masih ada yang berproses, sudah ada yang sampai dan masih ada dalam perjalanan. Besok aksinya kan zuhur jam 12 siang, ya kita tunggu lah dulu sampai semuanya datang," kata Irfianda Abidin, Senin (20/5).

baca juga: Politik Nasi Goreng, Pengamat: Mega - Prabowo Pemain Utama Pilpres 2019-2024

Irfianda menyebutkan, ribuan relawan dari seluruh penjuru Sumbar berangkat secara rombongan dan individu. Kemudian untuk transportasinya, sebut dia, bahwa mereka menggunakan beragam kendaraan mulai dari pesawat hingga mobil pribadi.

"Ada dengan pesawat, itu beda-beda dari Payakumbuh dan Solok. Sesuai kemampuannya lah, ada berkelompok-kelompok dan sendiri-sendiri. Massa ini dari semua wilayah Sumbar mulai dari Payakumbuh sampai Solok. Kalau dengan bus totalnya ada puluhan bus," kata Irfianda.

baca juga: Ketua DPD Gerindra Sumbar: Mari Kita Hormati dan Junjung Tinggi Keputusan MK

Irfianda menambahkan, sudah ada sekitar 1.500 relawan dan satgas yang berada di Jakarta. Jumlah ini baru setengah dari total 3.000 massa dari Sumbar yang diprediksi bakal hadir di Jakarta pada 22 Mei. Bagi yang telah tiba, kata dia, bisa bergabung di 3 titik yakni, Kantor Dakwah, Masjid Al-Makmur, dan Masjid Al-Falah.

"Bagi yang sudah sampai bisa bergabung di tiga lokasi yaitu, di Kantor Dewan Dakwah di Jalan Keramat nomor 45, Masjid Al-Makmur Tanah Abang, Masjid Al-Falah di Jalan Pejompongan, tapi kalau ada yang menginap di rumah keluarga tidak ada masalah," ujar Irfianda.

baca juga: MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres, Gubernur: Sumbar Tetap Aman

Lebih lanjut, sambung Irfianda, para relawan berangkat atas dasar keinginan sendiri. Dia menegaskan, mereka tidak diperintah siapapun namun murni panggilan jiwa. Sebab, mereka ingin menuntut terkait meninggalnya 600 lebih petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta menuntut kecurangan dalam pemilu pada 17 April lalu.

Sesuai sabda Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam, sebut Irfianda, barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin, maka dia bukan golongan mereka, dan barang siapa yang pagi dan sorenya tidak ada nasihat untuk Allah, RasulNya, KitabNya, pemimpinNya, dan umumnya kaum muslimin, maka dia bukan golongan mereka.

"Kalau kita tidak peduli dengan kematian ini berarti tidak termasuk umat Nabi Muhammad, kalau tidak termasuk umat Nabi Muhammad berarti tempat kita di neraka," sebut Irfianda.

Terkait sweeping yang dilakukan polisi di sejumlah titik pemberangkatan, Irfianda menyikapinya dengan tenang. Dia mengaku, sikap aparat keamanan itu merupakan hal lumrah. Dia pun menyebut, sejauh ini perjalanan massa dari Sumbar menuju Jakarta masih kondusif dan belum ada kendala berarti.

"Alhamdulillah, kita di Sumbar merasa nyaman dalam perjalanan, tapi di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura memang luar biasakan pengamanannya," tukas Irfianda. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir