Komisi Fatwa MUI: Aksi Anarkis Haram, Hentikan Segera!

Sekretaris Komisi Fatwa MUI. Asrorun Niam
Sekretaris Komisi Fatwa MUI. Asrorun Niam (Suara.com)

KLIKPOSITIF -- Majelis Ulama Indonesia meminta semua pihak bisa menahan nafsu dan mewaspadai provokator, agar kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik di DKI Jakarta sejak Selasa sampai Rabu (21-22/5) segera berakhir.

Sementara kepada aparat kepolisian, Sekretaris Komisi Fatwa MUI , Asrorun Niam Sholeh berharap semua provokator kerusuhan mulai dari depan kantor Bawaslu hingga ke kawasan Tanah Abang bisa ditindak tegas.

baca juga: MUI dan Kemenag Antusias Sambut Rencana Pembangunan Masjid Agung Payakumbuh

"Perlu diingat, saat ini adalah bulan Ramadan, bulan suci, dan setiap Muslim wajib memelihara kesucian Ramadan. Aksi anarkistis dan kerusuhan mencederai kesucian Ramadan. Karenanya, hukum berbuat seperti itu adalah haram,” kata Asrorun Niam setelah rapat pleno Komisi Fatwa MUI , Rabu siang.

Ia menuturkan, dalam rapat pleno Komisi Fatwa MUI juga membabas situasi terakhir terutama kerusuhan di Jakarta. Asrorun Niam menegaskan, aksi-aksi anarkistis itu secara hukum Islam adalah haram di bulan Ramadan.

baca juga: Minta Bongkar Kemungkinan Jaringan Pelaku , MUI: Ini Cermin Permusuhan Terhadap Ulama Secara Terang-terangan

Komisi Fatwa MUI berharap warga Jakarta tak terpancing provokasi untuk melakukan perbuatan yang mencederai kesucian Ramadan. “Kepada polisi, perlu ada aksi preventif sehingga aksi anarkistis tidak meluas,” tegasnya. (*)

sumber: Suara.com

baca juga: Peserta MTQ Tolak Lepas Cadar Hingga Mundur, Tengku Zulkarnain: Saya Akan Carikan Dana Untuk Umrah

Penulis: Agusmanto